Penyerang PSM Makassar, Luka Cumic akhirnya mencetak gol perdananya. Gol yang dicetak pada laga melawan PSIM Yogyakarta itu dipersembahkan secara khusus untuk anak dan istrinya.
"Gol yang saya cetak hari ini, saya persembahkan untuk istri saya dan anak saya yang ada di rumah," kata Luka dalam sesi konferensi pers usai laga, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain Serbia itu mengakui pertandingan berjalan cukup alot. Dia mengatakan, skuad Pasukan Ramang sempat tertekan di paruh pertama sebelum akhirnya bangkit di babak kedua.
"Hasil ini sangat baik untuk kita, tapi saya tidak pungkiri bahwa pertandingan tadi itu adalah pertandingan yang sulit bagi kita. Babak pertama kita lebih fokus bertahan," tuturnya.
Perubahan strategi di babak kedua menjadi titik balik PSM. Luka menilai, setelah gol pertama tercipta, mentalitas bertanding tim semakin meningkat untuk terus menekan pertahanan lawan.
"Babak kedua kita bisa lebih keluar untuk menyerang dan pada saat kita mendapatkan gol, kita mendapatkan momen untuk menambah daya gedor. Kita lakukan hal tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin memuji kerja keras para pemainnya di lapangan. Dia mengungkapkan, atmosfer positif dalam tim menjadi kunci kemenangan tersebut.
"Saya lihat pemain menunjukkan atmosfer yang sangat luar biasa. Mereka kerja keras karena mereka tahu dengan kerja keras bisa membawa hasil untuk tim ini," ujar Amiruddin.
Amiruddin membeberkan, perubahan strategi yang terlihat di lapangan bukan tanpa rencana. Tim pelatih sudah menyiapkan opsi taktik sejak masih berada di Makassar untuk meredam agresivitas PSIM.
"Mengenai perubahan strategi, memang kami sudah mempersiapkan dari awal sejak kami di Makassar. Karena kita tahu PSIM tim yang bagus, mereka agresif menyerang. Jadi kita bikin Plan A sama Plan B," pungkasnya.
