PSM Makassar kembali dijatuhi sanksi FIFA banned buntut sengketa gaji pemain yang belum terbayarkan meski hukuman sebelumnya belum tuntas. Sanksi itu diberikan saat skuad Juku Eja sedang libur merayakan Lebaran bersama keluarga.
Dilihat detikSulsel di laman resmi FIFA, nama tim PSM Makassar terdaftar dua kali sebagai klub terhukum. Masing-masing tercatat pada 9 Maret 2026 dan 20 Maret 2026.
PSM Makassar masuk dalam list klub yang disanksi FIFA terkait larangan transfer selama 3 periode. Foto: (Dok. FIFA) |
Sanksi untuk tim berjuluk Juku Eja itu diduga berkaitan dengan sengketa gaji pemain asingnya. Ada 2 nama pemain asing yang dikaitkan dengan sengketa gaji berujung sanksi FIFA itu yakni Daisuke Sakai dan Alosio Neto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di latihan terakhir sebelum jeda libur, sejumlah pemain PSM berkumpul di Lapangan Kalegowa. 3 pemain asing Juku Eja terlihat tidak nampak yaitu, Daisuke Sakai, Alosio Neto dan Sheriddin Boboev.
Namun belakangan nama Sheriddin dipastikan masih tetap bersama PSM. Pemain asal Tajikistan itu absen dalam latihan karena dipanggil pemusatan latihan persiapan membela negaranya.
Hingga saat ini, pihak manajemen PSM belum memberi tanggapan terkait sanksi terbaru FIFA. Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim saat dihubungi detikSulsel tak memberikan respons.
PSM Sudah 4 Kali Disanksi FIFA Musim Ini
Sebelumnya PSM Makassar sudah 4 kali dijatuhi sanksi FIFA sepanjang musim kompetisi 2025/2026. Tim berjuluk Juku Eja disanksi gegara tunggakan gaji pemain hingga pelatihnya.
Berdasarkan data di laman resmi FIFA, sanksi pertama mulai menghantui Juku Eja pada 8 Oktober 2025. Hukuman ini diduga berakar dari sengketa finansial dengan mantan pelatih mereka, Bernardo Tavares.
Belum usai urusan dengan Bernardo, FIFA kembali menjatuhkan sanksi kedua pada 9 Januari 2026. Kali ini, sengketa diduga muncul akibat adanya tunggakan hak mantan pemain mereka, Lucas Dias.
Munculnya sanksi ini menambah beban manajemen di tengah ketatnya persaingan kompetisi yang sedang berjalan. Terlebih sanksi itu dijatuhkan saat menjelang bursa transfer putaran pertama kompetisi.
Kemudian hanya berselang hitungan pekan, PSM kembali masuk dalam daftar klub terhukum FIFA tertanggal 29 Januari 2026. Sanksi itu muncul setelah manajemen memperkenalkan striker baru mereka, Luka Cumic, yang diproyeksikan sebagai pengganti Abu Kamara di lini depan.
Terbaru, Juku Eja kembali masuk dalam daftar sanksi pada 9 Maret 2026. Sanksi terbaru ini diduga dipicu masalah sengketa dengan Tomas Trucha, yang kini sedang memanas di internal tim.
Diketahui, Manajemen PSM Makassar hingga kini belum memberikan keputusan final terkait masa depan Tomas Trucha di jajaran kepelatihan. Saat ini, pihak manajemen masih menggodok solusi terbaik bagi sang pelatih.
"Statusnya (Tomas Trucha) masih dalam struktur kepelatihan PSM. Di tingkat manajemen masih menyimpulkan apa solusi terbaik, apakah selesai atau lanjut atau bagaimana, itu masih dirapatkan," kata Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin saat sesi konferensi pers, Sabtu (7/3/2026).
Amiruddin menjelaskan, penentuan nasib pelatih tidak bisa diputuskan secara sepihak. Menurutnya, ada mekanisme internal manajemen yang harus dilalui sebelum mengambil kebijakan resmi.
"Karena info dari manajemen bahwa dalam pengambilan keputusan tidak serta-merta satu orang yang mengambil, harus ada bentuk (koordinasi)," jelasnya.

