Jeda kompetisi Super League 2025/2026 dimanfaatkan PSM Makassar untuk meliburkan skuadnya selama 11 hari. Para pemain dibekali program latihan mandiri untuk menjaga kondisi fisik dan berat badan selama masa libur Lebaran 2026.
"Mulai latihan tanggal 24 (Maret). Pemain sudah diberi program latihan mandiri," ujar Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim kepada detikSulsel pada Rabu (18/3/2026).
Persiapan ini sengaja dijadwalkan lebih awal mengingat Juku Eja akan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, pada 4 April mendatang. Laga tersebut merupakan misi penting bagi Juku Eja untuk menjauh dari zona degradasi.
Kondisi Juku Eja saat ini memang tengah teruji setelah hanya mampu memetik satu kemenangan dalam 13 laga terakhir. Namun, hasil imbang kontra Malut United pada Sabtu (7/3) lalu telah memutus tren empat kekalahan beruntun PSM.
Sebelum diliburkan pada 13 Maret 2026, Pasukan Ramang sempat menjalani sesi latihan rutin selama beberapa hari. Latihan singkat tersebut difokuskan untuk menjaga sentuhan bola dan mengevaluasi hasil pertandingan terakhir.
Selama masa libur, para pemain dibekali program latihan khusus. Sulaiman menambahkan, program latihan ini disiapkan agar kebugaran pemain tetap terjaga meski tanpa pengawasan langsung oleh tim pelatih.
"Harapannya agar saat kembali ke tim, tidak berlebihan berat badannya," pungkasnya.
Di sisi lain, penyerang PSM, Sheriddin Boboev tidak mendapat libur penuh lantaran harus membela Timnas Tajikistan di Kualifikasi Piala Asia 2027. Ia terlihat menjalankan porsi latihan bersama skuad Tajikistan.
Simak Video "Video: Suasana Kericuhan saat Suporter PSM Ngamuk Gegara Timnya Kalah"
(ata/ata)