Manajemen PSM Makassar hingga kini belum memberikan keputusan final terkait masa depan Tomas Trucha di jajaran kepelatihan. Saat ini, pihak manajemen masih menggodok solusi terbaik bagi sang pelatih.
"Statusnya (Tomas Trucha) masih dalam struktur kepelatihan PSM. Di tingkat manajemen masih menyimpulkan apa solusi terbaik, apakah selesai atau lanjut atau bagaimana, itu masih dirapatkan," kata Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin kepada media, Sabtu (7/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amiruddin menjelaskan bahwa penentuan nasib pelatih tidak bisa diputuskan secara sepihak. Menurutnya, ada mekanisme internal manajemen yang harus dilalui sebelum mengambil kebijakan resmi.
"Karena info dari manajemen bahwa dalam pengambilan keputusan tidak serta-merta satu orang yang mengambil, harus ada bentuk (koordinasi)," jelasnya.
Absennya Tomas Trucha di pinggir lapangan dalam laga terbaru PSM juga memicu spekulasi. Namun, Amiruddin menegaskan bahwa secara administratif Trucha tetap menjabat sebagai pelatih kepala, meski harus absen mendampingi tim karena alasan tertentu.
"Saya pikir masih pelatih kepala, cuma untuk pertandingan (lawan Malut United) tidak bisa mendampingi tim karena ada suatu alasan," pungkasnya.
Diketahui, Tomas Trucha absen mendampingi PSM dalam laga menghadapi Malut United. Padahal sebelumnya Tomas masih memimpin sesi latihan skuad Pasukan Ramang di tengah kencangnya isu pemecatan dirinya.
"Kemarin sore (Latihan PSM di Stadion Kalegowa). Adaji (Pelatih) Tomas," ungkap Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim kepada detikSulsel, Kamis (5/3).
Meski begitu, nasib Tomas Trucha sejatinya tengah berada di ujung tanduk. Rentetan hasil minor yang diderita PSM Makassar membuat posisi sang pelatih tidak lagi aman.
Tomas juga sempat kabur saat ditemui suporter di lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare usai dipermalukan oleh tamunya Persita Tangerang dengan skor 2-4. Juru taktik asal Ceko itu juga tidak muncul saat konferensi pers usai laga.
"Head coach (Tomas Trucha) sedang tidak enak badan dan tidak bisa menghadiri konferensi pers ini," ujar Sulaiman saat memandu konferensi pers usai laga, Selasa (3/3).
(ata/hsr)











































