Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin meminta para pemainnya tampil tanpa beban dan menerapkan intensitas latihan ke dalam pertandingan resmi. Amiruddin ingin membangkitkan mentalitas skuad Juku Eja yang tengah dibayangi tren negatif.
Hal itu disampaikan Amiruddin menjelang PSM Makassar melakoni laga pekan ke-25 Super League 2025/2026. PSM akan melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3/2026).
"Yang saya pesankan kepada pemain, percaya diri, berlatihlah seperti kamu bertanding, dan bertandinglah seperti kamu berlatih. Itu saja," ungkap Ahmad Amiruddin saat konferensi pers menjelang laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mental di lapangan, Amiruddin juga mengingatkan para pemain untuk menjaga kehormatan klub. Dia ingin setiap penggawa memiliki kebanggaan besar saat mengenakan seragam kebesaran PSM.
"Selalu punya kebanggaan ketika kalian memakai jersey PSM," ujarnya.
Amiruddin mengakui, kondisi tim saat ini sedang tidak ideal akibat rentetan hasil minor. Meski begitu, dia melihat adanya kerja keras yang konsisten dari para pemain di setiap sesi latihan sebagai modal untuk bangkit.
"Memang PSM pada dasarnya dalam kondisi yang kurang bagus karena rentetan hasil yang buruk ini. Tapi kami melihat bahwa pemain senantiasa bekerja keras. Insyaallah masa-masa sulit ini akan kami lalui bersama," tuturnya.
Sementara itu, bek PSM Victor Luiz mengakui situasi sulit yang tengah dihadapi tim. Namun dia memastikan seluruh pemain tengah berupaya membenahi mental untuk kembali ke jalur kemenangan.
"Kita tahu situasi yang sedang kita hadapi sekarang adalah situasi yang tidak bagus, dan kita bekerja keras di sini, juga secara mental mencoba untuk memperbaiki diri," kata Victor.
Pemain asal Brasil ini pun memasang target tinggi untuk laga terdekat guna memutus tren negatif tim. Dia berambisi membawa pulang tiga poin dari kandang Malut United.
"Saya percaya bahwa kita bisa memenangkan tiga poin tersebut," pungkasnya.
Amiruddin Heran Performa PSM
Sebelumnya, Ahmad Amiruddin mengaku heran dengan kontrasnya performa PSM saat ini. Menurutnya, skuad Juku Eja tampak meyakinkan saat latihan, namun tampil payah ketika turun di pertandingan resmi.
"Problem utama kami itu yang sedang kami pelajari sampai hari ini, kenapa performa kami ketika di latihan dengan di pertandingan jauh berbeda," ungkapnya, Selasa (3/3).
Amiruddin menjelaskan, setiap sesi latihan berakhir, tim pelatih selalu melakukan analisa mendalam. Tim selalu yakin bisa tampil maksimal di pertandingan, namun realita di lapangan justru menjadi antiklimaks.
"Setiap kali kami berlatih, setelah berlatih kami analisa semuanya. Kami selalu merasa yakin di pertandingan kami akan tampil perform," katanya.











































