PSM Makassar akan menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pelatih PSM, Tomas Trucha menegaskan tetap komitmen pada taktik ofensif alias menyerang meski Juku Eja sedang dalam tren negatif.
"Saya tetap dengan strategi saya dan filosofi saya, saya tidak berubah," ungkap Tomas Trucha dalam sesi konferensi pers jelang laga lawan Persita pada Minggu (1/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga PSM Makassar melawan Persita akan dimainkan di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Senin (2/3). Kemenangan jadi harga mati bagi Juku Eja jika tak ingin semakin terperosok ke papan bawah klasemen.
Kondisi Juku Eja saat ini sedang mengkhawatirkan setelah menelan banyak hasil buruk. Dalam 10 laga terakhir, PSM tercatat hanya mampu memetik satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Awalnya, PSM Makassar terpuruk akibat kekalahan dalam lima pertandingan secara beruntun. Tren negatif itu sempat terhenti saat menahan imbang Semen Padang dan menang tipis 2-1 atas PSBS Biak pada 8 Februari lalu.
Namun performa Juku Eja kembali merosot setelah kalah beruntun dari Dewa United dan Persija Jakarta. Teranyar, tim asuhan Tomas Trucha harus menyerah dengan skor 0-1 saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada Rabu (25/2).
Meski hasil belum memuaskan, Trucha menegaskan tidak akan mengubah filosofi permainan yang ia bawa ke PSM. Ia mengaku tetap berpegang teguh pada strategi andalannya karena para pemain mulai menunjukkan adaptasi di lapangan.
"Saya terus berbicara dengan para pemain tentang bagaimana cara kami ingin bermain. Dan saya melihatnya selama pertandingan, saya tidak berubah dan para pemain mulai beradaptasi," ujar pelatih berusia 54 tahun itu.
"Untuk memiliki kepercayaan diri, kita butuh hasil. Untuk mempercayai sistem ini, kita butuh hasil," tambahnya.
Trucha berkaca pada laga kontra Persija dan Persebaya sebagai bukti taktiknya mulai berjalan meski hasil akhir belum berpihak. Ia menilai anak asuhnya sudah mampu mengimbangi permainan lawan dan menciptakan sejumlah peluang emas.
"Bahkan saat kita kalah melawan Persija (penguasaan bola) 50-50, saat melawan Persebaya 65-35, kita membuat 2-3 peluang untuk mencetak gol," ucap dia.
Gelandang PSM, Ananda Raehan, menegaskan kesiapan pemain untuk menuntaskan strategi pelatih menjadi poin penuh melawan Persita. Ia bertekad tampil habis-habisan demi memutus tren negatif di hadapan pendukung sendiri.
"Kami tahu Persita berada di atas peringkat kami, tapi kami siap berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan di pertandingan," tegas Ananda Raehan dalam sesi konferensi pers.
