Tomas Trucha Frustrasi PSM Makassar Kalah Terus

Tomas Trucha Frustrasi PSM Makassar Kalah Terus

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Kamis, 26 Feb 2026 10:33 WIB
Pelatih PSM Makasar Tomas Trucha frsutrasi dengan hasil negatif timnya setelah kalah lawan Persebaya.
Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha. Foto: Bima Bagaskara
Makassar -

PSM Makassar kembali meraih hasil negatif saat bertandang ke markas Persebaya pada pekan ke-23 Super League 2025/2026. Kekalahan tiga laga beruntun skuad Juku Eja ini membuat sang pelatih frustrasi.

Pasukan Ramang menyerah 0-1 dari tuan rumah Persebaya dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/2/2026). Anak asuh Tomas Trucha kebobolan sejak babak pertama, dan tidak mampu mengejar ketertinggalan.

Gol semata wayang Persebaya dicetak oleh Gali Freitas menit ke-27. Gol tercipta lewat aksi individu Gali Freitas melalui sisi kanan, lalu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti hingga bersarang ke gawang Reza Arya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuran Fernandes dkk dipaksa bekerja ekstra keras menghalau gelombang serangan bertubi-tubi Persebaya hingga menit-menit akhir pertandingan. Skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah dan memaksa PSM Makassar pulang tanpa membawa poin dari Surabaya.

"Saya bisa melihat tim yang bekerja dengan saya, yang bisa bersaing dengan semua orang di liga ini. Saya percaya Anda melihat permainan kami melawan Persija, Malut, Borneo, Persib," kata Trucha dalam konferensi pers usai laga.

ADVERTISEMENT

"Dan saya dapat melihat bahwa tim ini, mereka bekerja keras, mereka melakukan banyak hal baik dalam latihan. Mereka memiliki peluang dan hasilnya tidak datang. Jadi itu membuat frustrasi, itu membuat saya sedih," ucapnya.

Trucha lantas membandingkan performa timnya meski kerap menelan kekalahan. Dia menyebut anak asuhnya selalu kalah tipis dari lawan dengan selisih satu gol.

"Ada tim di liga yang kalah 3-0, 4-0, 4-1, dan kami bukan tim seperti itu. Kami selalu kehilangan 1-0, 1-0, 2-1, jadi itu menyakitkan, itu menyakitkan," kata dia.

"Jadi kita harus melihat ke depan, selalu ada pertandingan lain dalam sepakbola, dan mari kita percaya bahwa itu pelajaran sulit lainnya bagi kami," imbuhnya.




(asm/sar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads