Bernardo Tavares akan bereuni dengan mantan timnya saat Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League 2025/2026. Duel ini menjadi misi bangkit bagi kedua tim yang menelan hasil negatif pada dua laga sebelumnya.
Laga Persebaya kontra PSM Makassar akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Rabu (25/2/2026). Pertandingan tersebut dijadwalkan kickoff pukul 20.30 WIB atau 21.30 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bernardo Tavares mengakui laga melawan PSM tidak akan mudah karena keunggulan waktu istirahat yang dimiliki Juku Eja. Selain itu, kondisi fisik pemain Persebaya kian terkuras akibat perjalanan jauh setelah laga melawan Persijap pada Sabtu (21/2).
"Jujur, pertandingan itu (lawan PSM) tidak akan mudah, saya tahu pemain lawan sangat bagus dan dia punya waktu istirahat lebih satu hari daripada kita dan sekarang kita mungkin menjalani 7-8 jam perjalanan travel," ujar Bernardo usai laga melawan Persijap.
Sama halnya dengan PSM, Persebaya juga tengah dalam tren negatif setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sebelum ditumbangkan Persijap, Bajul Ijo lebih dulu menyerah 1-2 saat menjamu Bhayangkara FC pada Sabtu (14/2) lalu.
Menjelang laga kontra PSM, Tavares kian dipusingkan dengan absennya sejumlah pemainnya. Persebaya dipastikan tampil tanpa Toni Firmansyah akibat akumulasi kartu, serta Rachmat Irianto yang harus menepi lantaran hukuman kartu merah.
"Dengan semua cedera ini, ditambah pemain yang tidak bisa tampil karena kartu merah atau kuning, kami harus membuat rencana yang matang dan melihat kondisi pemain yang lebih baik setelah latihan," pungkas pelatih asal Portugal tersebut.
Laga ini akan menjadi duel sarat gengsi mengingat Persebaya sedang berupaya mengamankan posisi di papan atas klasemen. Sementara PSM butuh tambahan poin penuh untuk memperbaiki peringkat yang saat ini tertahan di posisi ke-13 Super League 2025/2026.
Untuk diketahui, Bernardo Tavares melatih di Persebaya pada 22 Desember 2025. Tavares sebelumnya melatih di PSM Makassar selama 3,5 musim hingga pernah juara Liga 1 2022/2025.
Namun Bernardo Tavares memutuskan mundur pada 1 Oktober 2025 karena persoalan gajinya yang menunggak. Persebaya kemudian memanfaatkan kondisi itu untuk merekrut Tavares.
(ata/sar)











































