PSM Makassar kembali melanjutkan tren buruknya dengan menelan kekalahan di kandang. Juku Eja lagi kena mental?
Kekalahan didapat PSM Makassar saat menjamu Dewa United dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026). Aloisio Neto cs menyerah 0-2.
Baca juga: Hari Sial PSM Makassar |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal PSM sebagai tuan rumah, tapi Dewa United yang unggul secara statistik. Dewa United bisa melepaskan 16 tembakan (8 on target) dan 71 persen penguasaan bola, berbanding 7 shots (2 on target) dan 29 persen ball possession milik PSM.
"Sangat buruk. Kita sangat buruk dari awal pertandingan. Dan kita cuma melihat-lihat Dewa memainkan bolanya. Dan ini seperti, mungkin bagi mereka, kita tinggal menunggu mereka mencetak gol mereka," ujar Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha usai laga.
Ini menjadi kekalahan ketiga PSM di kandang sejak ditangani Tomas Trucha, mulai dari Malut United, Bali United dan Dewa United. Selain itu, dua kali imbang di kandang saat lawan Persebaya Surabaya dan Semen Padang.
"Terkait hasil, saya meminta maaf kepada fans kita. Kita kalah di pertandingan ini," ucap Tomas Trucha.
Bek PSM Makassar, Daffa Salman turut angkat bicara soal kekalahan timnya dari Dewa United. Menurutnya, Juku Eja sudah berusaha namun tidak sesuai harapan.
"Mungkin kami sudah bekerja susah payah untuk menghadang Dewa ini. Dan Dewa juga bersusah payah untuk mencetak gol, dan ketika baru 10 pemain kita kemasukan," ungkap Daffa Salman.
"Kami mewakili tim mengucapkan minta maaf untuk semuanya, dan mengucapkan terima kasih untuk suporter yang telah datang, selamat sampai tujuan, dan insyaallah kami akan lebih baik lagi ke depannya," tambahnya.
(ata/sar)











































