PSM Makassar gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang tanpa gol melawan Semen Padang pada pekan ke-19 Super League 2025/2026. Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha, menolak menyerah dan memastikan akan melakukan evaluasi untuk mengangkat performa Pasukan Ramang.
"Terkadang sebagai pelatih, anda harus berhenti kalah. Jika kalah, anda perlu berpikir mengapa, lalu berkomunikasi dengan pemain bagaimana cara menghentikannya," kata Tomas Trucha saat konferensi pers usai laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026).
Tomas menyoroti anak asuhnya dalam mengeksekusi peluang saat berada di kotak pertahanan lawan. Dia mengatakan, ada tiga kesempatan emas yang seharusnya menjadi gol namun hal itu tidak terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seharusnya bisa kita eksekusi lebih baik. Daisuke mungkin sentuhan pertamanya bisa lebih baik lagi. Alex juga. Yuran pada saat dia heading, mungkin bisa menjadi solusi gol, namun itu tidak terjadi," bebernya.
Di babak kedua, Tomas menilai anak asuhnya tidak tampil agresif melakukan tekanan di lini depan. Sementara itu, Semen Padang tampil lebih hati-hati demi mengincar hasil imbang.
"Padang juga lebih bermain hati-hati. Saya pikir bahwa mereka lebih memikirkan hasil imbang tersebut. Dan kita juga tidak memberikan pressure yang cukup dalam hal penyerangan di depan," ungkapnya.
Meski hanya meraih satu poin, pelatih asal Ceko ini memilih untuk melihat sisi positif. Hasil ini sekaligus menghentikan rentetan kekalahan yang menghantui PSM di beberapa laga terakhir.
"Saya berharap bahwa ini adalah start atau awal dari sesuatu yang hasil-hasil yang bagus ke depannya setelah lima kekalahan kita sebelumnya," katanya.
Kendati demikian, Tomas tetap memuji para pemainnya yang bekerja keras dalam laga tersebut. Dia berharap hasil nirbobol pada laga itu menjadi titik balik kebangkitan Pasukan Ramang.
"Saya senang dengan clean sheet yang kita raih malam ini. Saya berharap ini adalah awal dari hasil-hasil bagus ke depannya setelah lima kekalahan sebelumnya," imbuhnya.
Tomas juga menyinggung komposisi skuadnya saat ini sedang pincang akibat badai cedera. Kondisi itu membatasi opsi strategi yang bisa dia terapkan di lapangan.
"Kita kehilangan banyak pemain. Saya berharap kita bisa lebih kuat ke depannya dan pemain yang cedera bisa segera kembali agar kita memiliki banyak opsi," pungkasnya.
Untuk diketahui, laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar kontra Semen Padang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare Senin (2/2). Laga itu tuntas dengan skor 0-0.
(hsr/asm)











































