Dejan Antonic menilai Semen Padang bermain sangat dewasa saat berhasil menahan imbang tuan rumah PSM Makassar. Kabau Sirah bermain dominan dan tahu momen yang tepat dalam bertahan.
Semen Padang bermain imbang 0-0 di kandang PSM Makassar, Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026) malam. Meski sebagai tim tamu, Semen Padang bermain dominan dengan penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen milik PSM.
"Apa yang bikin saya senang karena saya bisa lihat tim saya lebih serius, lebih dewasa dari dulu, kita bisa kontrol game kita bisa kontrol situasi," ujar Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic usai laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semen Padang bahkan bisa melepaskan 4 tembakan dengan 2 diantaranya tepat sasaran. Sedangkan PSM dari 7 tembakannya tidak ada yang mengarah ke gawang Semen Padang.
"Saya tidak bisa bilang kita ada kesempatan 100 persen tapi ada kesempatan yang cukup bagus, di mana kita harus, reaksi kita harus lebih bagus karena kita bisa masuk gol," tambah Dejan.
Berhasil mencuri 1 poin di kandang PSM membuat Semen Padang untuk sementara naik ke posisi 16 dengan 12 poin. Semen Padang menggeser Persijap Jepara yang juga mengoleksi poin sama.
"Kita dapat 1 poin. Ada kesempatan mungkin kita bisa dapat 3, tapi sepakbola seperti itu, siapa tau, pasti tuhan akan kasih nanti kesempatan yang lain di mana kita bisa dapat 3 poin," jelasnya.
Penyerang sayap Semen Padang, Kasim Botan juga merasa bersyukur atas hasil imbang dalam laga debutnya tersebut. Ia bertekad untuk segera mencapai level adaptasi maksimal demi membantu tim menjauh dari papan bawah.
"Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan dengan lancar, saya rasa PSM juga bermain cukup bagus akan tetapi kami bersyukur bisa mendapat satu poin di away dan saya masih beradaptasi karena pertandingan baru perdana, next game saya akan berusaha lebih keras lagi dan memberikan yang terbaik buat Semen Padang," ungkap Kasim Botan.
(ata/ata)











































