Pelatih PSM Bernardo Tavares Tak Senang Liga 1 Lanjut Pakai Format Bubble

PSM Makassar

Pelatih PSM Bernardo Tavares Tak Senang Liga 1 Lanjut Pakai Format Bubble

Alfiandis - detikSulsel
Senin, 28 Nov 2022 18:21 WIB
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memimpin latihan di Stadion Kalegowa.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memimpin latihan di Stadion Kalegowa Foto: Ibnu Munsir/detikSulsel
Makassar -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mencanangkan akan melanjutkan Liga 1 dengan format bubble dan tanpa penonton. Bagi Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares format tersebut tidak baik untuk pemain dan manajemen klub.

"Kalaupun liga dilakukan di bulan Desember dengan sistem bubble menurut saya ini tidak bagus untuk segala pihak, karena pemain tidak mendapatkan energi ekstra untuk bermain. Karena suporter itu adalah hal yang sangat menjadi pondasi dalam sebuah klub," kata Bernardo sebelum memimpin latihan PSM di Stadion Kalegowa, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (28/11/2022).

"Ini juga tidak akan baik dalam segi finansial klub. Akan banyak klub yang akan mengalami kesulitan tanpa suporter mereka," sambungnya.


PT LIB selaku operator kompetisi berencana menggulirkan kompetisi pada awal Desember dengan format bubble dan tanpa penonton hingga putaran pertama selesai. Pertimbangannya, PT LIB merasa format home and away belum bisa diterapkan usai Tragedi Kanjuruhan yang menelan korban tewas sebanyak 135 orang.

Bahkan, PT LIB telah menyiapkan dua opsi lokasi yang akan menjadi lokasi pelaksanaan format bubble ini. Yakni di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Melihat format tersebut kemungkinan besar akan tetap digunakan, Bernardo Tavares pun mengaku pasrah dan mau tidak mau harus diikuti.

"Kalaupun ini mau dilakukan apa boleh buat. Namun sistem bubble ini kalau kita hitung-hitung kita harusnya main enam pertandingan lagi, dan empat diantaranya adalah pertandingan kandang dan kalian tau apa maksud saya," tegasnya.

Bernardo menilai, dengan PSM yang memiliki laga kandang yang lebih banyak, format bubble ini secara otomatis akan merugikan PSM. Sebab, laga yang harusnya digelar di markas PSM, justru harus bermain di tempat netral.

"Dengan hal tersebut Barito (Putra) kita belum sempat mainkan juga di (laga) tunda kemarin," tutup Bernardo.

Sebelumnya, kepastian lanjutan Liga 1 akan segera menemui diputuskan. Saat ini, sedang digelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali di Kantor Kemenpora, Senin (28/11).

Hadir beberapa instansi dan kementerian terkait, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Polri. Gelaran Rakor ini diyakini akan berbuah keputusan Liga 1 bakal lanjut lagi.

PT LIB menargetkan Liga 1 bisa jalan lagi pada 2 Desember mendatang, sesuai timeline yang sudah mereka susun sebelumnya. Sebab, kompetisi dijadwalkan selesai pada April 2023 sebelum Piala Dunia U-20 bergulir.

Lanjutan Liga 1 2022 kemungkinan akan digelar sementara dengan sistem bubble. Sebab format home-away sebagaimana sebelumnya dirasa belum memungkinkan.

Selain itu, operator kompetisi juga sedang mempertimbangkan Jawa Tengah dan Yogyakarta sebagai lokasinya. Format bubble alias sentralisasi rencananya hanya akan berlangsung singkat dan setelah itu laga-laga kembali ke format home-away.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(afs/ata)