Nasib Liga 1, Tim Investigasi PSSI Tunggu Format Sistem Keamanan dari Polisi

Nasib Liga 1, Tim Investigasi PSSI Tunggu Format Sistem Keamanan dari Polisi

Alfiandis - detikSulsel
Kamis, 13 Okt 2022 13:18 WIB
Ketua Komite Wasit PSSI Ahmad Riyadh (Silvia Ng/detikcom)
Foto: Ketua Komite Wasit PSSI Ahmad Riyadh (Silvia Ng/detikcom)
Makassar -

Tim Investigasi yang dibentuk PSSI belum memberikan kejelasan terkait nasib BRI Liga 1 musim 2022/2023 yang saat ini masih ditunda. Ketua tim Investigasi PSSI, Ahmad Riyadh mengatakan masih menunggu format baru sistem keamanan yang dikerjakan Kepolisian dan PSSI.

"Terkait lampu hijau dari FIFA (kompetisi Liga 1 bergulir), tapi pengamanannya dan keselamatannya kita tunggu format terbaru yang digodok kepolisian dan PSSI, mengenai sistem pengamanan yang sinkron antara aturan keduanya," jelas Ahmad Riyadh saat berbincang dengan detikSulsel, Kamis (13/10/2022).

Anggota Executive (Exco) PSSI tersebut mengatakan, kompetisi baru akan dijalankan jika masalah perizinan keamanan sudah tuntas. Hal ini dilakukan agar Tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.


Selain itu, PSSI dan pihak kepolisian terus menyinkronkan aturan keamanan di dalam stadion dapat berlaku di seluruh Indonesia.

"Ini masalah keamanan perizinan, harus disinkronkan aturannya dulu sistem pengamanannya yang terintegrasi berlaku di seluruh Indonesia," tegasnya.

Kendati demikian, Riyadh enggan berspekulasi kapan kompetisi Liga 1 akan kembali dilaksanakan, sebelum PSSI bersama pihak Kepolisian dan FIFA menemui kata sepakat terkait sistem keamanan.

"Kita tidak mau mendahului hasil sinkronisasi hasil pengamanannya bagaimana kalau sudah sinkron cocok bagi PSSI, cocok bagi FIFA, cocok bagi kepolisian yah jalan," tuturnya.

Sebelumnya, FIFA telah meminta kepada PSSI agar kompetisi Liga 1 2022/2023 kembali bergulir. Hal tersebut disampaikan oleh FIFA Development Project Coordinator, Niko Nhouvannasak dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Rabu (12/10).

"Rangkaian dari beberapa pertemuan untuk memastikan bahwa Indonesia aman, dan untuk memastikan bahwa liga akan berjalan tidak lama lagi," kata Niko dilansir dari detikSport.

Hal senada juga diungkapkan Deputy General Secretary AFC, Shin Man Gil. Ia mengatakan, AFC terus bersama PSSI untuk menyelesaikan masalah yang ada.

"AFC menjalankan kompetisi secara berkala, dan AFC juga ingin memastikan bahwa kejadian ini tidak terulang kembali di masa mendatang," kata Shin.

"AFC juga ingin bekerja sama agar peristiwa ini tidak terjadi, dan ini bukan merupakan kunjungan pertama, akan ada kunjungan-kunjungan lagi ke depannya agar PSSI, AFC dan FIFA bekerja bersama untuk menyelesaikan masalah ini," ujar Shin menambahkan.



Simak Video "Ketemu Asprov PSSI, La Nyalla Pamer Program Bangun Sepak Bola RI "
[Gambas:Video 20detik]
(afs/nvl)