PSM Makassar

Kiat PSM Hadapi Jadwal Padat di Liga 1 dan Final AFC Cup zona ASEAN

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 14 Agu 2022 16:45 WIB
PSM Makassar latihan persiapan menghadapi Rans Nusantara
PSM Makassar latihan persiapan menghadapi Rans Nusantara. Foto: Dok. PSM Makassar
Bogor -

PSM Makassar menjadi tim Liga 1 yang paling sibuk dalam beberapa waktu ke depan. Pelatih Bernardo Tavares dan timnya harus mempersiapkan diri menghadapi dua agenda penting sekaligus pada Agustus ini.

PSM Makassar akan menjajal 3 pertandingan dalam dua pekan ke depan. Dimulai dengan menghadapi Rans Nusantara di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Senin (15/8) pukul 19.15 Wita.

Kemudian, petualangan PSM Makassar berlanjut dengan pertandingan pekan ke-5 Liga 1 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sabtu (20/8) sore Wita.


Sementara 4 hari berikutnya PSM Makassar akan melakoni laga final AFC Cup zona ASEAN menghadapi Kuala Lumpur City FC. Pertandingan akan digelar Rabu (24/8) mendatang.

Menanggapi padatnya jadwal tersebut, pelatih Bernardo Tavares nampak tenang. Ia mengindikasikan timnya sudah sangat siap menghadapi tantangan berat di depan mata.

Salah satu kiat untuk menjawab tantangan tersebut adalah PSM Makassar fokus menatap laga terdekat yang akan dilakoni. Terutama mematangkan strategi untuk menghadapi lawan-lawan yang akan dihadapi.

"Sepakbola itu kita tidak boleh terlalu mikir jauh. Kita harus lihat dari satu pertandingan," kata Bernardo pada sesi prematch konferensi pers, Minggu (14/8/2022).

"Jadi kita harus fokuskan diri kita terhadap pertandingan yang paling dekat, realita yang paling dekat yang kita harus hadapi, selangkah demi selangkah dalam hal persiapan kita," imbuhnya.

Pelatih asal Portugal itu juga mengaku para pemain PSM Makassar terus mencoba membiasakan diri melakoni jadwal padat. Walaupun melewatinya bukanlah perkara mudah.

"Tentu saja sulit bagi kita untuk membagi fokus kita dan untuk pemain juga. Tapi kita harus melihat ke depan selangkah demi selangkah dan realita yang kita hadapi," jelas Bernardo.

Langkah ini lanjut Bernardo lebih realistis untuk menjaga motivasi tim yang sedang bagus. Berbeda jika harus membagi fokus dengan memprioritaskan kompetisi tertentu, yang pada akhirnya kualitas pelatih yang akan disorot.

"Contoh kalau misalnya di pertandingan besok (lawan Rans) kita tidak dapat hasil bagus. Pertandingan Arema kita tidak dapat hasil bagus, dan AFC Cup juga kita tidak dapat hasil bagus. Semua pihak nanti akan bilang coachnya jelek," pungkasnya



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/hmw)