Laga uji coba PSM Makassar Vs Sulut United di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare menjadi momentum spesial bagi para suporter. Ribuan penonton hanyut dalam perasaan gembira dan haru dapat kembali mendengar gema anthem PSM Makassar.
Pantauan detikSulsel di Stadion Gelora BJ Habibie Senin (6/6/2022), euforia para suporter PSM begitu terasa. Terutama saat anthem PSM dinyanyikan.
Sekitar 12 ribu suporter pun larut dalam kegembiraan. Mereka berdiri sambil ikut menyanyikan anthem PSM Makassar, yang sudah dua tahun terakhir tak pernah dilakukan oleh suporter dalam jumlah banyak.
Beberapa suporter pun terlihat begitu larut. Bahkan membuat mata sebagian suporter sembab. Suaranya tertahan sesenggukan. Seperti ada kerinduan yang begitu lama dan akhirnya terobati.
Mereka merasakan Stadion Gelora BJ Habibie menjadi penyelamat. Setelah selama ini PSM menjadi klub musafir dengan meminjam stadion di luar Sulsel untuk bermain sebagai tim tuan rumah.
Di tengah-tengah anthem PSM bergema, pemandangan indah tampak dari tribun penonton. Mereka menyalakan lampu ponselnya yang membuat stadion seperti lautan kunang-kunang.
Selama pertandingan PSM Makassar Vs Sulut United berlangsung, para suporter tak ada hentinya memberi dukungan. Mereka menyanyikan yel-yel hingga koreografi sepanjang pertandingan.
PSM Makassar Tanpa Stadion Sejak 2020
PSM Makassar sebelumnya bermarkas di Stadion Mattoanging yang telah dibangun sejak tahun 1950-an. Stadion ini menjadi saksi perjuangan skuad Juku Eja hingga akhirnya dirobohkan untuk dibangun kembali pada Oktober 2020 lalu.
Stadion tersebut dirobohkan di masa Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Kala itu Nurdin berjanji membangunkan bangunan stadion baru berstandar FIFA.
Tampilan stadion yang semakin tua itu kemudian rencananya akan dibuat lebih megah dan nyaman. Kapasitasnya pun diperluas dari hanya 15 ribu penonton menjadi 40 ribu penonton.
Namun, mimpi punya stadion berstandar FIFA itu urung terwujud. Nurdin Abdullah terjerat kasus. Rencana pembangunan stadion pun kandas hingga saat ini.
Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman (ASS) pun hingga saat ini belum memberikan kejelasan terkait pembangunan Stadion Mattoanging. Proyek itu masih dalam proses tender.
"Kita menunggu BPK untuk memberikan rekomendasi segala macam. Kita tunggu juga dari Kejaksaan karena sudah ada juga dikirim tim menganalisis," ungkap ASS kepada wartawan di Kantor Gubernur, Senin (6/6).
Andi Sudirman menegaskan, konsultasi ke lembaga audit dan penegak hukum ini diperlukan. Lantaran proyek Stadion Mattoanging sudah dua kali mengalami gagal tender.
"Kita tentu butuh untuk melihat dari sisi legal," bebernya.
Soal kendala pelaksanaan tender, ASS enggan menanggapi lebih jauh. Menurutnya itu menjadi tanggungjawab OPD teknis. Dia menyebut sudah menyetujui penganggaran pembangunan stadion.
"Kendalanya tanya ke (OPD) teknis. Saya kan menganggarkan aja kan. Saya sudah selesai dong. Sudah tanda tangan (anggaran)," tukasnya.
(asm/nvl)