Polisi Bubarkan Balap Liar di Parepare, 5 Motor Disita

Ardiansyah - detikSulsel
Kamis, 24 Sep 2026 15:30 WIB
Polisi membubarkan balap liar yang membuat resah warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Foto: dok. istimewa
Parepare -

Polisi membubarkan balap liar yang membuat resah warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan 5 motor.

Aksi balap liar itu terjadi di Jalan Bulu Batue, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Balap liar itu dikeluhkan karena membahayakan warga sekitar maupun pengendara yang melintas di lokasi.

"Itu hari mauka pergi foto-foto di atas Bukit Bulu Batue karena banyak orang juga pergi nge-sunset di sana, hampir setiap sore balapan di sana. Pas ku lewat itu hari ada ibu-ibu boncengan dengan anaknya hampir kasihan ditabrak, berteriak itu ibu-ibu," kata warga bernama Hendra kepada detikSulsel, Kamis (24/9).

Menurut Hendra, lokasi balapan liar tersebut sangat berbahaya karena banyak penonton yang berkumpul di area rawan kecelakaan. Para joki memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di lintasan penurunan dan menikung.

"Banyak sekali orang di atas tempatnya belok tikungan begitu, ada juga beberapa di pas tikungan, ada juga pas di turunan pas belok motornya pembalapnya," tutur Hendra.

Polisi kemudian turun ke lokasi usai menerima aduan dari masyarakat. Polisi juga menyisir sejumlah lokasi yang dianggap kerap dijadikan lintasan para remaja untuk melakukan balap liar.

"Untuk kasus balapan liar di Parepare, hampir tiap sore maupun malam anggota kami itu melakukan mobile, patroli, antisipasi kemacetan dan balapan liar di Kota Parepare. Khususnya di Jembatan Kembar di Bacukiki," kata Kasatlantas Polres Parepare AKP Rusdi Yunus.

Rusdi mengatakan pihaknya sebenarnya sudah berulang kali memberikan teguran secara persuasif kepada para pelaku. Namun, imbauan tersebut diabaikan sehingga polisi mengambil langkah penindakan hukum secara tegas.

"Pertama kami lakukan langkah-langkah edukasi dulu. Nah, namun saya lihat ada beberapa masyarakat dalam hal ini yang melakukan balapan liar, itu berapa kali kami edukasi namun tidak berhenti," jelas Rusdi.

"Maka kami lakukan tindakan penindakan dengan tilang, baik konvensional maupun elektronik, dalam hal ini ETLE," lanjutnya.

Polisi yang melakukan pembubaran menyita kendaraan para pelaku. Sepeda motor yang disita langsung diangkut dan diamankan ke area penyimpanan barang bukti di Mapolres Parepare.

"Alhamdulillah, untuk hari ini dengan kemarin, kami sudah amankan 5 kendaraan untuk yang terlibat balapan liar. Ada kita bisa lihat ditempatkan di barang bukti yang spesialis untuk kasus balapan liar," terangnya.

Dari hasil pendataan di lapangan, pihak kepolisian mencatat mayoritas pelaku yang terjaring masih berstatus remaja. Kendaraan yang disita sebagian besar dikendarai oleh anak-anak muda berusia belasan tahun.

"Untuk usia yang ikut balapan liar itu hampir masih remaja. Yang kemarin kami ambil kendaraannya, itu usia-usia 17 sampai 18," pungkas Rusdi.



Simak Video "Video: Begini Kondisi Ratusan Motor yang Terjaring Razia Balap Liar di Sidoarjo"

(hsr/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork