Pemotor di Parepare Berjatuhan Imbas Tumpahan Solar di Jalan Karaeng Burane

Pemotor di Parepare Berjatuhan Imbas Tumpahan Solar di Jalan Karaeng Burane

Ardiansyah - detikSulsel
Rabu, 12 Agu 2026 09:50 WIB
Tumpahan solar di Parepare bikin pengendara motor berjatuhan.
Tumpahan solar di Parepare bikin pengendara motor berjatuhan. Foto: (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Pengendara sepeda motor berjatuhan akibat tumpahan solar di dekat SPBU Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tumpahan solar itu meluber hingga sekitar 90 meter di jalanan.

Kecelakaan akibat tumpahan solar itu tepatnya terjadi di Jalan Karaeng Burane, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 07.23 Wita. Kecelakaan itu terjadi saat personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) sedang bertugas mengatur arus lalu lintas pagi di sekitar lokasi.

"Kami di sini, awalnya pengaturan pagi. Memang tugas pokok kami adalah pengaturan pagi mengantisipasi arus lalu lintas dan anak sekolah," kata personel Satlantas, AKP Rusdi Yunus kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah tugas pengaturan lalu lintas tersebut, petugas menemukan adanya ceceran bahan bakar yang cukup panjang di atas jalan. Keberadaan ceceran solar tersebut diduga berasal dari kendaraan yang melintas di area tersebut.

"Namun bertepatan itu pula ada kejadian tumpahan solar dari mobil yang belum diketahui nopol platnya. Kira-kira panjang daripada tumpahan ini sekitar 80 sampai 90 meter," ujar Rusdi.

ADVERTISEMENT

Kondisi aspal yang licin akibat minyak tersebut langsung memicu terjadinya kecelakaan bagi para pengguna jalan. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan sempat hilang kendali hingga terjatuh saat melintasi lokasi.

"Betul. Jadi ada beberapa pengendara sempat jatuh," ungkap Rusdi.

Dia mengungkapkan, terdapat beberapa korban yang langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Beruntung, penanganan medis memastikan seluruh korban dalam kondisi aman dan selamat.

"Namun sempat ada beberapa orang, lima orang kalau tidak salah tadi jatuh. Tapi sebagian setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Sumantri," katanya.

Untuk mencegah bertambahnya korban, pihak kepolisian segera mengambil langkah penanganan bersama instansi terkait. Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan sisa bahan bakar di permukaan jalan.

"Upaya yang kami lakukan dari Satuan Lalu Lintas berkoordinasi dengan Damkar, untuk menyiram daripada bekas solar yang masih ada di aspal yang bisa berdampak timbulnya kecelakaan lalu lintas," terangnya.

Selain melakukan pembersihan jalan, rekayasa lalu lintas juga diterapkan sementara waktu untuk menjaga keselamatan pengendara. Polisi mengarahkan sebagian kendaraan melintasi rute alternatif selama proses pembersihan berlangsung.

"Maka dari arah atas, timur ke barat (Jalan Karaeng Burane) itu kami alihkan dulu kendaraan sebagian. Kenapa? Karena ini mengingat masih ada tumpahan-tumpahan, namun untuk sementara masih dikerjakan dari Damkar," pungkasnya.



(asm/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads