Massa Geruduk DPRD Parepare Minta Program MBG Dilanjutkan

Massa Geruduk DPRD Parepare Minta Program MBG Dilanjutkan

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 29 Jun 2026 12:35 WIB
Massa demo depan DPRD minta MBG dilanjutkan.
Massa demo di Kantor DPRD Parepare minta MBG dilanjutkan. Foto: Ardiansyah/detikSulsel
Parepare -

Massa yang tergabung dari elemen relawan dan masyarakat menggelar aksi damai di Gedung DPRD Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka menuntut keberlanjutan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) garapan pemerintah pusat.

Pantauan detikSulsel, Senin (29/6/2026), massa awalnya berkumpul di Lapangan Andi Makkasau sebelum menyambangi Kantor DPRD Parepare. Para massa aksi tampak mengenakan baju kaos putih dengan pernak-pernik merah putih.

Massa demo depan DPRD minta MBG dilanjutkan.Massa demo di depan DPRD Parepare minta MBG dilanjutkan. Foto: Ardiansyah/detikSulsel

Sejumlah relawan dan masyarakat tampak berorasi di depan kantor DPRD. Mereka juga tampak membentangkan spanduk bertuliskan 'Lanjutkan MBG'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir. Kemudian para massa menandatangani kesepakatan bersama DPRD untuk menindaklanjuti aspirasi mereka.

"Ini aksi damai. Yang diperjuangkan hari ini adalah keberlanjutan terhadap MBG," ujar Korlap Aksi, Andi Tenri Wara kepada detikSulsel di lokasi.

ADVERTISEMENT

Menurut Tenri, program itu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. Khususnya para relawan yang bergerak di dapur-dapur umum.

"Sangat diperuntukkan kepada relawan, masyarakat, dan dapur-dapur yang ada. Peserta aksi ini dari relawan dan penerima manfaat," jelasnya.

Dalam aksi itu, massa juga menyodorkan memorandum kepada pihak legislatif agar tuntutan mereka dikawal hingga ke tingkat pusat. Dia memuji tanggapan DPRD yang menerima dengan baik aspirasi tersebut.

"Kami menawarkan memorandum kepada DPRD agar menjadi dasar untuk disampaikan ke pusat. Alhamdulillah, respons mereka mau melanjutkan," imbuh Andi Tenri.

Salah seorang relawan, Ros mengungkapkan dampak positif dari program MBG. Di hadapan anggota dewan, Ros mengaku program tersebut menjadi penyelamat ekonominya.

"Saya mewakili para janda, Pak! Dulu saya kerja di (Pasar) Senggol, sekarang Senggol tutup, mati (pencaharian). Untung ada penyelamat, MBG," ungkap Ros.

Ros mengaku kini bisa kembali produktif dan menghasilkan nafkah secara mandiri melalui program MBG. Dia juga mengaku makin sehat sejak menjadi relawan MBG.

"Berapa bulan saya tidak bekerja. Pas kerja di MBG, sehat! Bukan cuma anak muda yang kuat, kami orang tua kuat terus kalau punya kerjaan," cetusnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir menegaskan dukungannya terhadap MBG sebagai program strategis nasional. Namun, ia sepakat program itu tetap harus dievaluasi agar bebas dari penyelewengan.

"Ini program strategis nasional Bapak Presiden, kita sepakat mendukung. Tapi melakukan evaluasi itu juga perlu. Kalau ada yang melenceng, silakan tegakkan hukumnya. Tapi program ini investasi masa depan, harus lanjut," tegas Kaharuddin.

Kaharuddin juga merespons terkait adanya riak-riak penolakan dan tuntutan evaluasi dari kelompok mahasiswa sebelumnya. Menurutnya, pro dan kontra di legislatif adalah hal yang lumrah.

"Ada yang pro, ada yang kontra, normal saja. Mau setuju atau tidak, kami DPRD Parepare berkewajiban menyampaikan ke pusat. Yang kontra sudah kami sampaikan, hari ini yang mendukung juga kami teruskan," terangnya.

Dia meluruskan bahwa gerakan mahasiswa sebelumnya bukan menolak secara mutlak. Namun, mahasiswa meminta perbaikan sistem dalam penerapan program MBG.

"Kemarin kalau saya lihat tidak murni penolakan, mereka juga setuju dilakukan evaluasi. Program ini sudah betul dalam rangka mempersiapkan generasi pemimpin bangsa ke depan," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Dukung MBG-Koperasi Merah Putih "
[Gambas:Video 20detik]
(ata/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads