Bocah perempuan bernama Luna Dwi Latifa (11) yang dilaporkan hilang 3 hari di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya ditemukan di Parepare. Luna ternyata sempat dirawat salah satu personel Polsek Bacukiki sebelum keberadaan keluarganya akhirnya diketahui.
Peristiwa bermula saat seorang sopir angkot mengantarkan Luna ke Mapolsek Bacukiki, Polres Parepare, pada Jumat (13/2) sekitar pukul 23.00 Wita. Sopir angkot mendapati Luna seorang diri usai diduga naik mobil dari Makassar menuju Parepare.
Kapolsek Bacukiki, AKP Bustan Tarika mengungkapkan, kondisi Luna saat tiba sangat mengkhawatirkan. Selain pakaian yang basah, Luna juga mengaku belum makan selama sehari semalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat kondisinya, kami langsung memberikan makanan. Setelah itu, salah satu personel kami, Bripka Awal, membawa Luna ke rumahnya untuk diberi pakaian dan tempat beristirahat sementara," ujar AKP Bustan Tarika dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).
Bustan belum menjelaskan penyebab Luna sampai bisa berada di Parepare sendirian. Luna akhirnya diputuskan dirawat Bripka Awal bersama istrinya sembari polisi melacak keberadaan orang tuanya.
"Upaya pencarian dilakukan dengan menyebarluaskan informasi melalui media sosial dan jaringan rekan media oleh Bripka Awal dan Bripka Agus Muallim," katanya.
Informasi yang beredar luas di media sosial tersebut akhirnya membuahkan hasil. Ibu kandung Luna, Mirna, mendatangi Aspol 3 untuk menjemput putrinya pada Minggu (15/2) sekitar pukul 14.10 Wita.
"Kami pastikan terlebih dahulu identitas orang tua yang datang. Setelah Luna mengenali bahwa itu ibunya, barulah kami menyerahkannya," tuturnya.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda memuji aksi humanis yang dilakukan personelnya. Dia menceritakan kronologi seorang anak yang ditemukan dan dirawat Bripka Awal.
"Tiga hari dinyatakan hilang, seorang anak akhirnya kembali ke pelukan keluarganya. Di balik kabar bahagia ini, ada kisah kebaikan yang tulus. Selama tiga hari penuh, anak tersebut dirawat dengan penuh kasih oleh Bripka Awal bersama istrinya," kata AKBP Indra.
Indra menegaskan, tindakan anggotanya adalah cerminan nilai Bhayangkara yang hadir untuk melindungi masyarakat tanpa pamrih. Dia menuturkan terima kasih ke personel Polsek Bacukiki.
"Ini bukan sekadar tugas, tapi soal kemanusiaan. Terima kasih kepada jajaran Polsek Bacukiki. Semoga kebaikan ini menjadi amal yang tak terputus," pungkasnya.
(sar/asm)











































