20 Kios-8 Kos di Pasar Andi Tadda Palopo Terbakar Diduga Dipicu Korsleting

20 Kios-8 Kos di Pasar Andi Tadda Palopo Terbakar Diduga Dipicu Korsleting

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Selasa, 27 Jan 2026 08:45 WIB
Kebakaran menghanguskan 20 kios dan 8 kos di Pasar Andi Tadda Palopo.
Foto: Kebakaran menghanguskan 20 kios dan 8 kos di Pasar Andi Tadda Palopo. (dok. Istimewa)
Palopo -

Kebakaran menghanguskan 20 kios dan 8 kos di kawasan Pasar Andi Tadda, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden tersebut diduga dipicu korsleting.

"Sebanyak 20 kios terbakar di pasar Andi Tadda dan 8 kamar kos di sekitarnya ikut terbakar, taksiran kerugian sampai miliaran rupiah," kata Kabid Pemadam dan Penyelamatan Damkar Palopo, Muh Nur Tandiwajang kepada detikSulsel, Selasa (27/1/2026).

Kebakaran terjadi di Pasar Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Palopo pada Selasa (27/1) sekitar pukul 02.52 Wita. Polisi sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dugaan sementara karena korsleting listrik, tapi masih dalam penyelidikan kepolisian untuk pastinya," ujarnya.

Nur menuturkan, Damkar Palopo pertama kali mendapat informasi kejadian tersebut dari seorang warga. Sebanyak 6 armada dikerahkan ke lokasi.

ADVERTISEMENT

"Enam unit, satunya untuk suplai. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan personil meninggalkan lokasi pukul 07.13 Wita," ungkapnya.

Kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah kebutuhan pokok ludes terbakar. Nur mengungkapkan, kios yang terbakar, yakni toko campuran dan pakaian.

"Kerugian itu sebanyak 20 ton beras, 350 rak telur, toko pakaian, toko buah, toko campuran, toko beras, pabrik kelapa, campuran, 31 tabung gas dan 28 kompor gas," jelas Nur.

Nur mengimbau masyarakat Palopo terus waspada akan ancaman kebakaran. Dia meminta masyarakat menghindari pembukaan lahan dan memperhatikan kelistrikan di rumahnya.

"Saya imbau agar masyarakat hindari pembukaan lahan dengan cara dibakar atau membakar sampah di musim kemarau ini. Kami harap juga untuk selalu memastikan kelistrikan di rumahnya ketika ditinggalkan," harapnya.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads