Tak Disangka Kampung Kusta Dangko Makassar Jadi Sarang Narkoba

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 24 Okt 2026 06:30 WIB
Foto: Aparat gabungan menggerebek sarang narkoba di Kampung Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. (dok. Istimewa)
Makassar -

Polisi menggerebek sarang narkoba di kawasan Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Lurah setempat mengaku tidak menyangka daerah yang dikenal sebagai kampung kusta ini ternyata area rawan peredaran narkoba.

Penggerebekan ini berlangsung di Kompleks Kusta Jongaya, Jalan Dangko, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kamis (22/10) sekitar pukul 11.00 Wita. Total 220 personel gabungan diturunkan dikerahkan yang melibatkan unsur Polda Sulsel, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel dan Satpol PP.

"Hal ini kami laksanakan dengan hasil 27 orang (diamankan), 23 orang laki-laki, dan empat orang perempuan, dan satu DPO kami yang kemarin sempat DPO kami tangkap juga," ungkap Wadir Reserse Narkoba Polda Sulsel, AKBP Yudi Frianto kepada wartawan, Kamis (22/10/2026).

Yudi menjelaskan, penggerebekan di kawasan Dangko memiliki tantangan tersendiri. Kedatangan petugas ternyata sempat terdeteksi lantaran adanya kamera pengawas alias CCTV yang di lokasi.

"Di setiap lorong memang ada CCTV, jadi saat penggerebekan itu orang yang memang melaksanakan kegiatan narkoba itu bisa kelihatan. Jadi saat kami datang, mereka lari," tuturnya.

Aparat gabungan pun mentaktisi situasi tersebut dengan menempatkan setiap personel di masing-masing lorong. Sejumlah orang diamankan setelah akses pelariannya sudah ditutup.

"Tapi tadi setiap lorong sudah kami jaga. Jadi saat digerebek, mereka berhamburan keluar kami dapat tangkap," beber Yudi.

Polisi amankan 27 orang dalam penggerebekan narkoba di Kampung Dangko, Makassar. Barang bukti termasuk sabu, senjata tajam, dan CCTV. (dok. istimewa)

Sejumlah orang yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolda Sulsel untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran para terduga pelaku.

"Ini masih kami dalami, ada bandar, ada pengguna, dengan pengedar," imbuh Yudi.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. Selain kamera pengawas, aparat menyita beberapa senjata tajam hingga barang bukti narkoba.

"Barang bukti kami masih hitung, tetapi yang ada ini senjata tajam, ada busur ada sabu, ada tembakau sintetis, ada timbangan, ada senapan dan ada CCTV," jelasnya.

Sementara itu, Lurah Balang Baru, Syamsuardi tidak menyangka kawasan Kampung Kusta di Dangko merupakan daerah rawan narkoba. Selama menjabat, dia menganggap aktivitas warga di daerah tersebut terbilang normal.

"Saya baru tahu ternyata ada (sarang) narkoba di dalam setelah itu penggerebekan. Kalau selama saya menjabat satu tahun lebih ini, baru terjadi penggerebekan," kata Syamsuardi kepada detikSulsel, Jumat (23/10).

Dia mengaku tidak pernah melihat ada gelagat mencurigakan dari sejumlah warga di kawasan tersebut. Sebelum menjabat, Syamsuardi juga belum pernah melihat ada penggerebekan narkoba di kampung Dangko.

"Kalau setahun saya normal ji tidak ada dibilang aktivitas orang dari luar, seperti aktivitas biasa jadi normal seperti biasa. Tidak pernah juga ada laporan dari RT/RW ada transaksi narkoba," jelasnya.

Syamsuardi belum merinci status dan identitas 27 orang yang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Kendati begitu, dia mengaku ada empat orang di antaranya yang berasal dari Kompleks Kusta Jongaya.

"Nanti saya konfirmasi juga ke RT/RW dulu yang sisanya apakah warga di dalam juga. Saya tanya dari stafku itu di kelurahan, kalau itu empat orang warga dari kompleks kusta," imbuhnya.

Pihaknya juga akan mendalami adanya CCTV yang terpasang di lokasi yang dipakai untuk memantau kedatangan petugas. Syamsuardi belum memastikan apakah CCTV itu milik pemerintah.

"Kalau CCTV dalam situ saya kurang tahu apakah itu dari Pemkot atau warga yang pasang karena saya belum tahu pasti," pungkas Syamsuardi.



Simak Video "Video: Penggerebekan Narkoba di Jl. Kunti Surabaya, Belasan Ditangkap"

(sar/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork