Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin menaruh perhatian khusus terhadap kondisi Kota Daeng yang mulai diselimuti kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Appi pun meminta dinas terkait untuk membagikan masker kepada anak-anak hingga kelompok rentan lainnya sebagai langkah awal.
Appi mengaku prihatin dengan kondisi udara Makassar saat ini. Maka dari itu, ia telah menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar untuk menyiapkan masker yang dapat dibagikan secara gratis.
"Saya merasa prihatin dengan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara yang terjadi saat ini," ujar Appi, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menyiapkan masker untuk dibagikan secara gratis kepada anak-anak sekolah dan kelompok rentan, termasuk para lanjut usia dan ibu hamil," sambung Appi.
Menurutnya, ini merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko terkait gangguan kesehatan akibat kabut asap. Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama.
Tak hanya soal masker, Appi juga memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Sosial (Dinsos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) untuk memperkuat koordinasi lintas sektor hingga berkolaborasi dengan pihak swasta, termasuk menyiapkan kemungkinan penyemprotan air.
Sebagai bentuk keseriusan, Appi bahkan memutuskan meninggalkan agenda Forum PBB di Jenewa lebih cepat. Ia dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 14 Oktober 2026 meski agenda belum selesai, untuk memantau langsung penanganan di lapangan.
Menindak lanjuti arahan itu, Disdik Makassar bergerak cepat. Kepala Disdik Makassar, Achi Soleman, mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan Sekolah Telkom membagikan masker gratis kepada siswa.
"Menindak lanjuti arahan Bapak Wali Kota, kami akan berkolaborasi dengan Sekolah Telkom untuk melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis kepada siswa pada Rabu pagi," ujar Achi.
Ia berharap kolaborasi ini dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih aman dan sehat. Serta, bisa melindungi siswa dari paparan debu dan partikel asap saat beraktivitas.
"Upaya ini, sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar agar perangkat daerah terkait bergerak bersama mengambil langkah pencegahan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama anak-anak sebagai kelompok yang rentan terhadap dampak penurunan kualitas udara," tutup Achi.
