49 Kandang Babi Tak Berizin di Panaikang Makassar Ditertibkan

49 Kandang Babi Tak Berizin di Panaikang Makassar Ditertibkan

Fadli Ilham - detikSulsel
Senin, 12 Okt 2026 20:31 WIB
49 kandang ternak babi ditertibkan di Panaikang, Makassar.
49 kandang ternak babi ditertibkan di Panaikang, Makassar. Foto: Istimewa
Makassar -

Sebanyak 49 kandang ternak babi tidak mengantongi izin operasional di Kelurahan Panaikang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilakukan penertiban. Keberadaan kandang ternak babi itu dinilai mengganggu warga sekitar akibat limbahnya.

Penertiban itu dilakukan di 3 titik Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (12/10/2026). Penertiban dilakukan tim gabungan dari anggota Satpol PP, Damkar, TNI, Polisi dan unsur lain yang berwenang.

"Pemerintah Kota Makassar melakukan penertiban kandang B2 di 3 titik wilayah Panakkukang," ucap Camat Panakkukang Syahril kepada detikSulsel, Senin (12/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syahril mengatakan, penertiban itu dilakukan untuk keamanan dan ketertiban di wilayah sekitar. Upaya itu dilakukan karena keberadaan kandang ternak babi melanggar aturan perizinan dan laporan kenyamanan masyarakat.

"Dalam rangka menunjang keamanan dan ketertiban wilayah dimana ternak tersebut tidak memiliki izin dan melanggar perda no 7 tahun 2021, dan berdasarkan aduan komunitas masyarakat yang bermukim di sekitaran wilayah tersebut yang terganggu dengan limbah dan bau yang menyengat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kandang ternak babi di Kelurahan Panaikang itu sudah sejak 30 tahun lalu dibangun. Totalnya sebanyak 1.200 ekor babi, tapi sebagian sudah dijual.

"Kurang lebih 30 tahun ada kurang lebih 49 kandang dengan jumlah 1200 ekor, tetapi sudah setengah dari jumlah sudah dijual kepada orang yang membeli," jelasnya.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat alat berat diarahkan ke lokasi kandang babi. Sejumlah petugas tampak membongkar kandang babi yang dibangun menggunakan material kayu dan bambu.

Sejumlah ekor babi terlihat masih berada di kandangnya. Petugas bergantian membongkar, sebagian lainnya terlihat mengamankan material.



(ata/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads