Geng Motor Makassar Peragakan 10 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 08 Okt 2026 09:57 WIB
Foto: Polisi menggelar rekonstruksi kasus geng motor bunuh pria di Makassar. (dok. Istimewa)
Makassar -

Polisi menggelar rekonstruksi kasus geng motor yang membunuh mahasiswa bernama Akmal (24) dan melukai Farel (17) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak dua pelaku dihadirkan memperagakan 10 adegan penyerangan berujung maut tersebut.

Rekonstruksi berlangsung di lokasi kejadian, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar Km 19 Rabu (7/10). Dua tersangka pembunuhan yang dihadirkan masing-masing berinisial YD alias WY dan AK.

"Kami dari Unit Tipidum telah melaksanakan olah TKP bersama Inafis Polrestabes dihadiri dua pelaku untuk memastikan kronologis sesungguhnya terjadi di lapangan saat kejadian," ujar Kanit Tipidum Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Hamka kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).

Kedua tersangka memperagakan adegan dimulai dari penyerangan di Jalan Dg Ramang. Setelah itu terjadi proses pengejaran hingga pembacokan terhadap dua korban.

"Ada sekitar 10 adegan diperagakan mulai dari peristiwa penyerangan di Dg Ramang kemudian proses pengejaran sampai jatuh sampai terjadi peristiwa pemarangan terhadap dua korban," katanya.

Dalam rekonstruksi, terungkap Akmal dan Farel mengendarai motor berbeda saat mengejar kelompok pelaku. Keduanya terjatuh setelah motor yang ditumpanginya saling bersenggolan.

"Farel sama Akmal berbeda motor mereka bersenggolan tetapi cuma posisi Akmal parah tidak bisa bangun akhirnya dia tertinggal kalau Farel sempat dibacok tetapi masih bisa lari," jelas Hamka.

Pelaku awalnya menyerang Farel lalu mendapati Akmal yang masih berada di atas motornya dalam kondisi tidak berdaya. Pelaku lalu menyerang Akmal menggunakan senjata tajam.

"Setelah Farel dibacok, Farel lari, dia (pelaku) lihat Akmal masih tertidur di motor akhirnya di situ dia dibacok karena posisinya tidak menguntungkan dia parah tidak bisa goyang," jelas Hamka.

Hamka mengatakan, Unit Tipidum Satreskrim Polrestabes Makassar menangani dua tersangka dalam perkara tersebut. Sementara kasus Akmal yang meninggal dunia dilaporkan dan ditangani Polsek Biringkanaya.

"Untuk yang kami tangani ada dua tersangka. Kalau untuk yang Akmal ditangani Polsek Biringkanaya," imbuhnya.

Diketahui, pembunuhan itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (4/10) sekitar pukul 03.35 Wita. Polisi awalnya menangkap 20 terduga pelaku, namun 18 di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah ditetapkan tersangka 18 (anggota geng motor). Tidak dipulangkan (2 orang), masih didalami peranannya," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad kepada wartawan.

Polisi yang melakukan pengembangan pun kembali mengamankan satu pelaku yang melarikan diri ke Palopo, Selasa (6/10). Pelaku berinisial YD diduga eksekutor pembunuhan menggunakan senjata tajam.

"Satu orang yang kami amankan atas inisial YD, yang diduga eksekutor pemarangan," beber Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Abdullah Mataram.



Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"

(sar/hsr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork