Dekan FMIPA Suwardi Diantar 50 Guru Besar Daftar di Pilrek UNM

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 07 Okt 2026 10:47 WIB
Foto: Dekan FMIPA Prof Suwardi Annas mendaftar di Pilrek UNM. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof Suwardi Annas resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2026-2031. Suwardi diantar hampir 50 guru besar dan perwakilan dari 10 fakultas di UNM.

Suwardi menyerahkan berkas pendaftaran di ruangan panitia Pilrek UNM, Gedung Merah Pinisi, Rabu (7/10/2026). Suwardi menyebut dirinya diantar 5 dekan hingga calon rektor lainnya yakni Prof Sukardi Weda.

"Saya didampingi oleh hampir 50 guru besar dan perwakilan dari representasi seluruh fakultas. 10 fakultas yang ada," kata Suwardi kepada wartawan usai mendaftar sebagai bakal calon rektor UNM, Rabu (7/10/2026).

Suwardi mengatakan, keputusannya maju dalam Pilrek UNM dilatarbelakangi keinginannya melanjutkan estafet kepemimpinan di UNM. Menurutnya, UNM yang kini berusia 65 tahun memiliki sejarah panjang yang perlu dijaga sekaligus dikembangkan.

"UNM ini punya sejarah panjang. UNM berumur 65 tahun. Ya, tentu kami merasa terpanggil untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, untuk menjaga, menguatkan, dan mengembangkan legasi dan karya-karya yang telah dihadirkan oleh pendahulu kita," ujarnya.

Dia menilai UNM saat ini memiliki sumber daya yang semakin kuat, mulai dari kualitas dosen, aset, jumlah program studi, mahasiswa hingga produktivitas riset. Jika diberi amanah menjadi rektor, Suwardi ingin mensinergikan seluruh potensi tersebut untuk membawa UNM semakin maju.

"Kalau saya diberi amanah untuk menjadi rektor UNM, maka saya akan berusaha semaksimal mungkin mensinergikan semua potensi yang ada untuk mewujudkan UNM yang semakin maju, berkarakter, bereputasi internasional, dan juga tetap berakar pada kearifan lokal," jelasnya.

Suwardi juga mengklaim memiliki pengalaman panjang dalam manajemen universitas. Dia mengaku pernah menjabat sebagai wakil dekan dan kini telah memasuki tahun kedelapan sebagai dekan FMIPA UNM.

"Saya wakil dekan 8 tahun, saya dekan sudah masuk tahun ke-8, dan hampir semua kebijakan universitas sebagai dekan saya terlibat. Oleh karena itu, saya sangat memahami karakteristik dan apa-apa yang menjadi masalah dan kelebihan-kelebihan yang bisa dikembangkan di UNM," katanya.

Selain pengalaman di UNM, Suwardi menyebut pernah menempuh pendidikan di UNM, IPB University, hingga Osaka Prefecture University. Pengalaman pendidikan tersebut menurutnya menjadi modal untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan S1 hingga S3.

Suwardi juga mengklaim telah mengantongi dukungan lebih dari 30 persen dari 64 anggota Senat UNM. Dia menyebut dukungan tersebut menjadi modal untuk lolos dari putaran pertama Pilrek UNM.

"Alhamdulillah ada 64 anggota senat dan kami sudah menerima dukungan dari lebih 30 persen anggota senat. Dan itu adalah jaminan tiket masuk tiga besar," ungkapnya.

Namun, Suwardi mengatakan komunikasi yang dibangun dengan anggota senat tidak sekadar meminta dukungan suara. Dia mengaku lebih banyak berdiskusi mengenai kondisi dan arah pengembangan UNM.

"Kami tidak hanya bicara dukung-mendukung, tapi setiap kali kami ketemu dengan anggota senat, kami berdiskusi seperti apa UNM saat ini, apa yang bisa dikembangkan. Bukan hanya sebatas dukung-mendukung," tutur Suwardi.

Suwardi juga menyinggung pentingnya keterlibatan seluruh elemen kampus dalam pengambilan kebijakan untuk menjaga suasana UNM tetap kondusif. Menurutnya, pimpinan, dosen, dan mahasiswa harus merasakan kemajuan kampus secara bersama-sama.

"Artinya, kita harus melibatkan semua pihak. Tidak ada orang yang merasa tertinggal dalam pengambilan kemajuan dari Universitas Negeri Makassar," katanya.

"Tadi tidak ada yang merasa tertinggal, apakah itu pimpinan, dosen, mahasiswa, harus semua terlibat di dalam pengambilan kebijakan dan kemajuan di UNM harus juga mereka rasakan bersama. Nah, itulah salah satu cara untuk bagaimana UNM ini bisa aman, damai, dan tentram dalam kita berkehidupan," pungkasnya.

Diketahui, Suwardi merupakan pendaftar ke 5 dalam Pilrek UNM kali ini. Adapun 4 orang yang telah mendaftar yakni Wakil Rektor (Warek) III Arifin Manggau, Eks Warek IV Eko Hadi Sujiono, Warek I Andi Aslinda dan guru besar FBS Sukardi Weda.



Simak Video "Video: Momen Pedro Acosta-Alex Marquez Crash di Sprint Race MotoGP Jepang"

(sar/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork