Pria tidak dikenal menodongkan pisau lalu merampas handphone (HP) milik mahasiswi, Angel (20) di sebuah indekos Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku kini masih dalam pengejaran polisi.
Peristiwa itu terjadi di rumah kos Jalan Sultan Alauddin III, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Kamis (1/10) dini hari. Kejadian bermula saat korban dan temannya yang berada di lantai dua indekos mendengar suara pagar terbuka.
"Terus ada info dari grup bilang kayaknya ada orang karena ada suara pagar. Terus kami curiga pencuri, jadi saya berdua langsung turun ke lantai 1 untuk kunci leher ini motor karena takutnya dia mau ancang-ancang ambil motor atau apalah," ujar Angel kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angel lalu keluar dari kamar dan berjalan di lorong indekos. Saat itulah dia bertemu dengan pelaku yang menyelinap di antara kamar penghuni kos.
"Pas setelah itu keluar saya dari kamar, jalan di lorong, ketemu sama ini pelaku di antara lorong-lorong kamar ini," tuturnya.
Pelaku saat itu mengaku hendak mencari seorang wanita di rumah kos. Kendati begitu, korban mengaku sosok yang dicari pelaku tidak tinggal di lokasi.
"Awalnya datang pertama mau ketemu dengan orang di kamar 17 namanya Michelle kenal di MiChat, padahal tidak ada," ucap Angel.
Situasi makin mencekam ketika pelaku mendadak meminta korban menyerahkan dompet. Korban dibuat panik saat pelaku menodongkan pisau.
"Di situ ditodongkan pisau, dia bilang, 'jangan teriak, kasih serahkan saja dompetmu karena saya tidak takut sama polisi'," bebernya.
Pelaku kemudian merampas HP miliknya. Keduanya sempat terlibat tarik-menarik sebelum pelaku akhirnya membawa kabur HP korban.
"Sempat tarik menarik HP dengan pelaku. Akhirnya dia tarik baru langsung kabur," ucap Angel.
Angel mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Dia turut mengungkap ciri-ciri pelaku yang mengancam dan merampas ponselnya.
"Dia pakai helm dan celana pendek. Kumisnya tebal dan pendek," tambah Angel.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalate AKP Alim Bachri mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi mencari terduga pelaku.
"Kasusnya masih kami lidik," singkat AKP Alim Bahri yang dikonfirmasi terpisah.
