Antrean BBM Turun, TK-SMP Makassar Kembali Sekolah Normal Besok

Antrean BBM Turun, TK-SMP Makassar Kembali Sekolah Normal Besok

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 15 Sep 2026 19:12 WIB
Seorang ibu mengantar anaknya saat hari pertama masuk sekolah di SD Negeri Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (30/3/2026). Siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah setelah libur Lebaran 16-27 Maret 2026 yang ditetapkan melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri. ANTARA FOTO/Hasrul Said/sgd
Seorang ibu mengantar anaknya saat hari pertama masuk sekolah di SD Negeri Sudirman, Makassar. Foto: ANTARA FOTO/HASRUL SAID
Makassar -

Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali memberlakukan pembelajaran secara luring atau tatap muka bagi peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP mulai besok. Kebijakan ini dilakukan setelah antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah mulai normal.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman mengatakan keputusan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4/19/Disdik/IX/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka bagi Murid Jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar. Surat edaran itu berlaku mulai Rabu (16/9).

"Surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi murid jenjang TK, SD dan SMP di Kota Makassar," kata Achi Soleman dalam keteranganya, Selasa (15/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam surat edaran tersebut, Disdik Makassar menyebut kebijakan pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan dengan mempertimbangkan kestabilan distribusi dan ketersediaan BBM di Makassar. Selain itu, keputusan tersebut juga mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sebelumnya diterapkan.

ADVERTISEMENT

Dengan kebijakan terbaru tersebut, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kota Makassar kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara luring sebagaimana kondisi normal.

"Pelaksanaan pembelajaran secara luring (tatap muka) sebagaimana dimaksud pada angka 1 mulai dilaksanakan pada hari Rabu, 16 September 2026," demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.

Disdik Makassar juga meminta seluruh kepala satuan pendidikan memastikan proses pembelajaran kembali berjalan sesuai jadwal, kalender pendidikan, struktur kurikulum, serta ketentuan yang berlaku.

Sekolah juga diminta mengoptimalkan kembali kehadiran murid, pendidik, dan tenaga kependidikan agar proses belajar mengajar berlangsung secara efektif, tertib, aman, dan menyenangkan.

"Kami mengimbau agar orang tua para murid, menyampaikan anak dapat hadir tepat waktu sesuai jadwal pembelajaran yang telah ditetapkan oleh sekolah," imbuh Achi.

Sementara itu, pendidik dan tenaga kependidikan diminta kembali melaksanakan tugas dan tanggung jawab kedinasan sesuai ketentuan jam kerja serta jadwal pembelajaran yang berlaku.

Dengan diterbitkannya surat edaran terbaru ini, Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 tertanggal 11 September 2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring bagi Murid Jenjang PAUD, SD dan SMP di Makassar dinyatakan tidak berlaku lagi.

"Artinya, kebijakan pembelajaran daring yang sebelumnya kita terapkan sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi distribusi BBM resmi dihentikan dan seluruh sekolah kembali menjalankan pembelajaran secara tatap muka mulai besok," tukasnya.



(hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads