Viral di media sosial tiga pemuda diduga anggota geng motor diamuk massa usai melakukan penyerangan di kawasan Barombong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi sempat mengamankan ketiga pemuda tersebut sebelum akhirnya dipulangkan karena tidak terbukti terlibat.
Polsek Tamalate sempat mengamankan tiga orang usai terjadi penyerangan yang diduga dilakukan geng motor terhadap warga di kawasan Barombong, Jalan Permandian Alam di Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (6/9). Ketiganya kemudian dipulangkan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan mereka tidak terlibat pada Senin (7/9).
"Sudah kami pulangkan untuk tiga orang yang sempat diamankan karena mereka berada di lokasi dan dicurigai. Tapi setelah diperiksa mereka tidak terlibat maka kami sudah pulangkan tidak sampai 24 jam setelah dibawa ke kantor," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate AKP Alim Bahri kepada wartawan, Senin (8/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alim menjelaskan polisi mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya penyerangan geng motor terhadap warga. Petugas kemudian mengamankan tiga orang yang berada di sebuah toko di sekitar lokasi setelah riuh aksi warga.
"Jadi awalnya ada penyerangan geng motor terhadap warga di sekitar lokasi kejadian maka anggota datang ke sana dan diamankanlah tiga orang itu di toko," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan keterlibatan ketiga orang tersebut dalam penyerangan. Polisi juga memastikan tidak menemukan barang bukti berupa busur panah.
"Tidak ada ditemukan barang bukti. Busur panah juga tidak ada ditemukan. Tidak ada juga yang terluka akibat kejadian ini," pungkas Alim.
Dari video yang dilihat, sekelompok warga menggiring beberapa pria yang diduga melakukan penyerangan. Mereka digiring di jalanan hingga menyebabkan kemacetan di lokasi.
