Wanita bernama Azizah meminta maaf usai memprovokasi petugas Damkarmat yang sedang memadamkan kebakaran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wanita tersebut menghasut petugas untuk tidak memadamkan api hingga memancing agar terjadi perkelahian.
Peristiwa itu terjadi saat petugas memadamkan kebakaran di Jalan Politeknik Pintu 0 Unhas, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (22/8) subuh. Wanita itu menyampaikan perkataan bernada provokatif melalui komentar saat live streaming di akun TikTok.
"Ini kejadian di Pintu 0 itu dia komen sesuai dengan itu di video. Saya cuman lihat di sosmed. Saya baca, ternyata minta maaf, namanya orang khilaf," ucap Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang kepada detikSulsel, Minggu (23/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli mengaku personelnya sempat menanggapi emosional saat mengetahui komentar provokasi tersebut. Kendati begitu, dia meminta petugas tidak terpengaruh dan tetap melanjutkan pekerjaan.
"Nda ada masalah cuma ada beberapa anggota yang bereaksi tapi menurut hemat saya kita sebagai petugas damkar tidak perlu lah sepanjang tidak mengganggu pemadaman," ujarnya.
Fadli pun enggan memperpanjang permasalahan. Dia mengaku petugas Damkarmat Makassar tetap berkomitmen menjalankan tugas meski dalam perjalanannya kerap menghadapi tantangan.
"Karena sudah jadi tugas-tugas kami dan tantangannya pun tetap selalu ada, dan setiap kebakaran itu kan tidak bisa kita samakan kasusnya dengan ini. Jadi selalu berbeda lah kasus demi kasus," imbuhnya.
Menurut dia, Damkarmat Makassar tidak bisa serta merta mengontrol sikap dan omongan netizen atau warga di media sosial. Dia hanya berharap agar kejadian ini tidak lagi terulang.
"Mungkin adek-adek ini juga sadar bahwa keliru dan dia mau minta maaf. Saya kira biasa terjadi lah. Artinya orang tahu bahwa layanan damkar bisa diakses kapan saja ketika terjadi sesuatu," jelasnya.
Diketahui, perkataan provokatif wanita itu menuai sorotan di media sosial. Wanita itu beberapa kali menulis komentar tidak pantas di salah satu akun media sosial TikTok yang sedang live streaming terkait kebakaran.
Salah satu komentarnya meminta petugas tidak memadamkan api karena ingin melihat tingginya api yang membakar bangunan. Dia juga meminta agar membakar ulang lokasi terdampak dengan dalih tidak sempat melihat api.
"Kasih berkelahi dulu damkarnya," kata wanita itu dalam komentarnya yang lain.
Belakangan, wanita itu meminta maaf usai komentarnya ramai dikecam netizen. Dari rekaman video beredar, wanita yang memperkenalkan diri dengan nama Azizah itu mengaku telah menyalahgunakan medsos.
"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada damkar atas komentar negatif yang sedang beredar di media sosial. Saya menyesali atas apa yang saya perbuat. Saya khilaf dan saya tidak akan mengulangi kesalahan yang saya perbuat," ucap Azizah dalam video beredar.
