Walkot Makassar Pastikan SPAM Cambaya Dikelola Warga Secara Swadaya

Walkot Makassar Pastikan SPAM Cambaya Dikelola Warga Secara Swadaya

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Kamis, 20 Agu 2026 12:40 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifuddin mengecek langsung kualitas air dari SPAM Cambaya. Dokumen Istimewa
Foto: Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mengecek langsung kualitas air dari SPAM Cambaya. Dokumen Istimewa
Makassar -

Pemkot Makassar telah menuntaskan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Cambaya. Pengelolaan fasilitas sistem jaringan air bersih tersebut diserahkan kepada warga setempat.

"Warga yang mengelola sendiri, secara mandiri seperti itu untuk pengelolaannya," ujar Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin saat meninjau SPAM tersebut, Kamis (20/8/2026).

Appi mengatakan keberadaan fasilitas air bersih seperti SPAM masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama bagi warga yang belum memiliki akses air secara langsung ke rumah. Dia juga memastikan kualitas air yang dihasilkan dari sumur bor tersebut dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kualitasnya bagus. Sumur kedalamannya 180 meter," kata Munafri.

Kedalaman tersebut membuat sumber air yang digunakan berasal dari air tanah yang berada cukup jauh di bawah permukaan. Ia pun sempat berseloroh mengenai kedalaman sumur tersebut yang menurutnya hampir menyerupai kedalaman sumber air yang digunakan dalam sistem penyediaan air berskala besar.

ADVERTISEMENT

"Langkah ini, menjadi bagian dari upaya pemerintah Kota memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan kondisi cuaca, terutama di kawasan yang secara rutin mengalami persoalan ketersediaan air saat musim kemarau," ujar Appi.

Pemkot Makassar Akan Siapkan SPAM di 13 Titik

Tidak hanya di Cambaya, Dinas PU Pemkot Makassar telah merencanakan pembangunan fasilitas SPAM serupa di sejumlah wilayah lainnya. Sedikitnya terdapat 13 titik tambahan yang direncanakan untuk dibangun sebagai bagian dari upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Menurut Munafri, pembangunan fasilitas tersebut akan diprioritaskan di wilayah-wilayah yang selama ini memang mengalami kesulitan memperoleh air. Fasilitas itu diyakini mampu menjadi solusi bagi warga saat memasuki musim kemarau.

"Di beberapa wilayah tahun ini, Dinas PU juga sudah merencanakan membuat SPAM seperti ini di 13 titik tambahan lagi yang harus kita maksimalkan di wilayah-wilayah yang sangat terdampak," jelasnya.

Ia menyebut kondisi musim kemarau tahun ini perlu diantisipasi secara serius. Sebab, berdasarkan perhitungan pemerintah, periode musim kering diperkirakan cukup panjang dengan kondisi yang relatif lebih kering dibandingkan biasanya.

"Hitungan kita ini lumayan panjang musim keringnya dan sangat kering. Memang dibutuhkan supporting, khususnya daerah-daerah yang pada musim biasa saja susah air, apalagi musim kering," ungkap Appi.

"Makanya dari peninjauan ini, kita mau lihat juga di Cambaya dan melihat masukan dari Pak Camat, di mana lagi lokasi yang sangat membutuhkan untuk kita bisa buat," tuturnya.



(hmw/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads