Geng Motor Serang Warga Tamajene Makassar, 1 Kendaraan Pelaku Dibakar

Geng Motor Serang Warga Tamajene Makassar, 1 Kendaraan Pelaku Dibakar

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Jumat, 31 Jul 2026 09:25 WIB
Sebuah motor diduga milik anggota geng motor dibakar warga di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sebuah motor diduga milik anggota geng motor dibakar warga di Makassar. Foto: Reinhard Soplantila/detikSulsel
Makassar -

Geng motor menyerang warga Tamajene Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Warga yang melakukan perlawanan berhasil mengamankan satu motor pelaku dan langsung dibakar di lokasi.

Bentrokan terjadi antara geng motor melawan warga Tamajene di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (30/7) malam. Peristiwa ini berawal dari geng motor mendatangi dan melakukan penyerangan ke warga.

"Yang terjadi adalah penyerangan dari sekelompok anak-anak motor ke wilayah Tamajene sehingga warga Tamajene melakukan perlawanan yang mengakibatkan salah seorang pengendara sepeda motor itu diambil motornya (lalu dibakar)," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uji mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mengambil keterangan beberapa orang saksi. Motor yang dibakar diduga merupakan kendaraan milik anggota geng motor yang turut melakukan penyerangan ke warga.

"Menurut informasi dari salah satu warga mengatakan itu (motor yang dibakar milik kelompok geng motor yang menyerang)," katanya.

ADVERTISEMENT

Uji menuturkan warga sekitar juga tidak mengetahui secara pasti identitas kelompok yang datang menyerang. Namun diduga motor tersebut terjatuh dan ditinggal pemiliknya hingga dibawa ke lokasi dan dibakar.

"Ini juga warga sekitar tidak tahu (masalahnya) pada intinya mereka (kelompok motor) menyerang ke Tamajene. Nah kendaraan tersebut sebetulnya sebelum lokasi kebakaran ini dia terjatuh dan motornya ditarik (warga) ke sini." beber Uji.

Terkait jumlah pelaku yang menyerang, polisi masih belum dapat memastikannya. Berdasarkan informasi warga, kelompok tersebut datang dari dua arah.

"Tidak jelas untuk jumlahnya (geng motor) tetapi untuk warga katanya ada yang dari arah depan ada yang dari belakang menyergap," terang Uji.

Polisi juga belum menerima laporan adanya korban luka akibat insiden tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, kedua kelompok yang terlibat bentrok langsung meninggalkan tempat kejadian.

"Belum ada laporan atau belum teridentifikasi (untuk korban luka). (Waktu kam tiba) Langsung kabur kedua belah pihak sama sama kabur," jelas Uji.

Polisi kini mengintensifkan patroli dan pemantauan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Uji juga menegaskan lokasi motor yang terbakar berada di luar wilayah hukum Polsek Panakkukang.

"Kami mengintensifkan patroli dan pemantauan dan untuk lokasi terbakarnya motor ini bukan wilayah Panakukkang," pungkasnya.



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads