Sejumlah pengendara motor dilaporkan terjatuh saat melintasi jalanan yang licin di kawasan Benteng Somba Opu Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jalanan tersebut penuh lumpur akibat tumpahan material tanah galian proyek yang dimuat truk.
Pantauan detikSulsel di lokasi, Rabu (16/7/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate, Makassar. Jalanan sudah dipenuhi lumpur dan sejumlah titik terlihat kubangan air.
Sejumlah pengendara motor dan mobil tampak lalu lalang di lokasi. Pengendara motor tampak berhati-hati saat melintas agar tidak terkena percikan lumpur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapula pengendara yang berjalan pelan untuk menghindari kubangan air di lokasi. Kebanyakan pengendara melintas di tengah jalan yang kondisinya dianggap tidak licin.
Jalan Daeng Tata Makassar dekat kawasan Benteng Somba Opu penuh lumpur dan licin. Situasi ini mengancam keselamatan pengendara. (Fadli Ilham/detikSulsel) |
Di lokasi juga ditemukan kendaraan yang mengantre untuk bisa melintas di ruas jalan yang dianggap baik untuk dilewati. Beberapa truk juga terlihat melintas di jalanan yang penuh lumpur sepanjang sekitar 300 meter.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga setempat karena mengancam keselamatan pengendara. Seorang pengendara rawan kehilangan keseimbangan karena jalanan yang licin.
"Ini baru-baru ada orang jatuh, baru ini orang dari rumah sakit. Jadi diantar ke rumahnya baru dikasih uang pembeli obat," ucap salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya di lokasi.
Kecelakaan akibat jalanan licin penuh lumpur tidak hanya sekali terjadi. Warga mengungkap pengendara motor juga sempat terjatuh saat melintas pada Rabu (15/7).
"Kalau yang jatuh kemarin itu di sana yang dekat pohon besar. Jatuh karena licin, bekas lumpur. Kalau yang kemarin itu luka lututnya. Ada saya lihat juga motornya," paparnya.
Lumpur di jalanan tersebut disebut dipicu muatan truk yang berserakan di jalanan. Truk itu membawa tanah hasil pengerukan sedimen yang dikerjakan oleh PDAM Unit Tamalate.
"Ini yang jatuh-jatuh lumpur dari sela-sela mobil, sudah jalan satu minggu," ucapnya.

