Tawuran antarwarga terjadi di Jalan Sungai Limboto, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga menyebabkan satu rumah warga rusak. Aparat kepolisian yang datang ke lokasi sempat dilempari batu.
Pantauan detikSulsel, aksi saling serang itu diduga melibatkan warga Lorong 56 melawan warga Lorong 55, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Selasa (14/7/2026) dini hari. Aparat yang dilempari batu saat berada di lokasi kemudian melepaskan tembakan peringatan.
Akibat kejadian ini, beberapa kendaraan berupa mobil dan rumah milik warga mengalami kerusakan karena terkena batu. Para pelaku tawuran bahkan sempat berusaha untuk memasuki sebuah rumah warga, namun dihalau oleh warga lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia melempar (batu), (ada) yang rusak itu satu rumah pagarnya ditendang. Awalnya mereka sendiri menyerang, karena ada serangan makanya itu anak-anak halau ke depan," kata Ketua RT 06/RW 03 Lajiangiru, Irianto, Selasa (14/7).
Irianto tidak mengetahui permasalahan tawuran yang terjadi secara tiba-tiba ini. Namun dia menduga tawuran melibatkan warga Lorong 55 dan 56.
Kejadian inipun diduga akibat adanya provokator antar kedua kubu warga. Irianto menuturkan, selama ini tidak ada lagi permasalahan antara kedua kelompok warga yang tinggal berhadapan lorong tersebut.
"Wallahualam (soal provokator) karena permasalahan di sungai Limboto sudah tidak ada, sekarang sudah aman," pungkasnya.
