7 Begal Busur-Rampas Motor Petani di Tamalate Makassar Ditangkap

7 Begal Busur-Rampas Motor Petani di Tamalate Makassar Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Jumat, 10 Jul 2026 10:30 WIB
Muhammad Rijal, dibegal dan dibusur panah di Makassar saat pulang ke Takalar.
Foto: dok istimewa
Makassar -

Polisi menangkap 7 begal yang menyerang seorang petani asal Takalar, Muhammad Rijal (36) menggunakan busur panah di Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para pelaku turut membawa kabur motor korban saat melakukan pengadangan di jalanan.

"Untuk yang sudah kami amankan dari Jatanras Polrestabes Makassar bersama Polsek Tamalate sekarang sudah ada tujuh orang terduga pelaku," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Tujuh terduga pelaku itu diamankan di wilayah berbeda-beda di Kota Makassar, Rabu (8/7). Supriadi menjelaskan, para pelaku berkeliling mencari sasaran di jalanan secara acak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa kelompok pemuda melakukan rolling di jalan dan menemukan dan melakukan aksinya ketika korban melintas di wilayah Polsek Tamalate yang tepatnya di Jalan Metro Tanjung Bunga," katanya.

"Saat itu korban melintas dan berpapasan dengan sejumlah pemuda tersebut yang di mana terduga pelaku itu melakukan aksinya dengan mengepung korban," tambah Supriadi.

ADVERTISEMENT

Supriadi mengungkapkan, pelaku kemudian melepaskan anak panah busur yang mengenai korban. Serangan itu membuat korban terjatuh dan para pelaku langsung melakukan perampasan motor.

"(Pelaku) melepaskan anak busur ke korban yang mana mengenai tubuh korban dan korban terjatuh. Kemudian kelompok pemuda tersebut membawa kendaraan sepeda motor tersebut dan meninggalkan korban," ungkapnya.

Menurut Supriadi, para pelaku semata-mata hanya ingi menguasai kendaraan korban. Dalam pengembangan kasus, polisi menemukan sepeda motor korban sudah dipreteli oleh para pelaku.

"Kami menemukan potongan-potongan barang bukti berupa motor korban. Motor itu sudah dipreteli, kemudian rangka dan nomor mesinnya dipisahkan dan dibuang ke sungai," jelas Supriadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga kelompok tersebut telah melakukan aksi serupa di dua lokasi berbeda. Dua lokasi tersebut berada di wilayah Kecamatan Tamalate, Makassar.

"Sekarang sudah ada dua TKP dengan modus yang sama, yakni merampas motor. Kasusnya masih kami kembangkan," imbuhnya.

Diketahui, aksi pembegalan itu terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Kamis (2/7) sekitar pukul 03.00 Wita. Korban diserang saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Kabupaten Takalar.

Korban yang panik sempat berusaha melarikan diri menjauh dari pelaku. Namun para pelaku terus mengejar sambil melepaskan anak panah busur yang mengenai paha korban



(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads