Api Padam, Kebakaran di Parangloe Makassar Hanguskan Gudang Minyak-Elektronik

Api Padam, Kebakaran di Parangloe Makassar Hanguskan Gudang Minyak-Elektronik

Sahrul Alim - detikSulsel
Jumat, 19 Jun 2026 15:47 WIB
Kebakaran di kawasan pergudangan Parangloe, Makassar.
Kebakaran di kawasan pergudangan Parangloe, Makassar. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Api yang membakar dua gudang di kawasan pergudangan Parangloe, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah berhasil dipadamkan. Kebakaran menghanguskan dua gudang yang masing-masing menyimpan minyak nilam dan alat elektronik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Fadli Wellang mengatakan sebanyak 100 personel dan 28 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Api diduga pertama kali muncul dari gudang minyak nilam kemudian merembet ke gudang berisi peralatan listrik dan elektronik.

"Dari gudang minyak nilam menyeberang ke sebelah gudang peralatan listrik, elektronik, kabel-kabel dan lain sebagainya," ujar Fadli Wellang kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memadamkan api, Damkarmat Makassar mengerahkan total 28 unit armada yang terdiri dari 15 unit dari markas komando (mako) dan 13 unit dari posko luar. Sebanyak 100 personel turut diterjunkan ke lokasi.

"Kesulitan sebenarnya hanya pada suplai air yang kita butuhkan. Di dalam bahannya ada plastiknya jadi memang harus bertahap kita memadamkan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kondisi cuaca dengan embusan angin yang cukup kencang juga mempercepat penyebaran api di area gudang. Penyiraman pun terus dilakukan hingga proses pendinginan.

"Di dalam masih banyak material seperti plastik dan bahan mudah terbakar. Jadi saat kita siram, kena lagi angin, kembali hidup lagi. Jadi terus kita lakukan penyiraman sampai pendinginan," jelas Fadli.

Fadli menyebut api berhasil dikuasai sekitar pukul 15.00 Wita. Terkait kerugian, pihaknya belum dapat memastikan nilai kerusakan, namun terdapat sejumlah kendaraan yang ikut terdampak.

"Ada kendaraan. Kerugian belum bisa ditaksir karena harus ada keterangan dari pemilik. Data pasti belum ada," ucap Fadli.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari gudang minyak nilam saat sebagian karyawan sedang menunaikan salat Jumat.

"Dugaan belum ada. Saat sebagian karyawan pergi salat Jumat, api dari gudang nilam," pungkasnya.

Diketahui, kebakaran tepatnya terjadi di Komplek Natura Industrial Estate Blok C, Kecamatan Tamalanrea. Kebaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.45 Wita.



(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads