Infografis: 86 Insiden Kebakaran di Makassar Selama 2026, 75 Rumah Hangus

Infografis: 86 Insiden Kebakaran di Makassar Selama 2026, 75 Rumah Hangus

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Kamis, 18 Jun 2026 20:10 WIB
Data Kebakaran di Makassar 2026.
Data Kebakaran di Makassar 2026. Ilustrasi: NotebookLM
Makassar -

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat sebanyak 86 peristiwa kebakaran selama tahun 2026. Akibatnya, 75 rumah hangus dan satu orang tewas dalam insiden tersebut.

Berdasarkan data peristiwa kebakaran per Kamis, 18 Juni 2026, Damkarmat Makassar mencatat ada 86 insiden kebakaran dengan kasus terbanyak terjadi pada April lalu. Kebakaran selama enam bulan terakhir ini dipicu oleh korsleting listrik 16 kasus, tabung gas/kompor 13 kasus, sampah alang-alang 7 kasus, serta yang tidak diketahui 51 kasus.

Dari kasus tersebut, Damkarmat juga mencatat objek kebakaran terbanyak terjadi di rumah tinggal dengan 75 kasus, toko kios/kafe 8 kasus, industri perusahaan 2 kasus, gudang 4 kasus, hotel/asrama 1 kasus, kantor sekolah 3 kasus, kendaraan 24 kasus, sampah/alang-alang 27 kasus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden kebakaran itu turut menimbulkan korban jiwa dengan rincian meninggal 1 orang, dan luka-luka 6 orang. Sementara total kerugian akibat 86 kasus kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 5.025.300.000 (Rp 5 miliar).

Melihat 5 tahun terakhir, kasus kebakaran terbanyak terjadi pada 2023 dengan 395 kasus. Rinciannya, 138 kasus di 2021, 151 kasus di 2022, 395 kasus di 2023, 383 kasus di 2024, dan 253 kasus di tahun 2025.

ADVERTISEMENT

Kabid Operasional Damkarmat Makassar Andi Cakrawala mengatakan, selama 6 bulan terakhir, kebakaran memang cukup banyak terjadi. Dia menyebut kebakaran kemungkinan dipicu oleh kelalaian manusia maupun faktor cuaca panas.

"Untuk situasional kebakaran, saat ini kejadian kebakaran cukup banyak terjadi. hal ini tidak menutup kemungkinan akibat human error ataupun faktor cuaca panas yang cukup menyengat," kata Cakrawala dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Cakrawala mengungkapkan, kejadian kebakaran di areal permukiman cukup banyak dipicu kelalaian dalam penggunaan perangkat elektronik atau instalasi listrik yang tidak sesuai. Faktor lainnya dipicu kelalaian dalam penggunaan kompor.

"Diimbau kepada masyarakat agar tetap selalu memperhatikan kondisi membahayakan dalam hal penggunaan perangkat elektronik dan terkhusus pada saat melakukan aktivitas masak memasak di dapur," ucapnya.

"Potensi kejadian kebakaran selalu ada di sekitar kita, mari peka dan peduli untuk keselamatan kita bersama. Selalu menyimpan di HP Anda, nomor layanan Damkarmat Kota Makassar 0811410113 ataupun melaporkan situasi darurat lainnya di aplikasi Lontara+," imbuh Cakrawala.

Data Kebakaran di Makassar 2026




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads