Khatib Salat Id Masjid 99 Kubah: Kurban Ajarkan Sikap Dermawan-Bersyukur

Khatib Salat Id Masjid 99 Kubah: Kurban Ajarkan Sikap Dermawan-Bersyukur

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 09:15 WIB
Khatib Salat Idul Adha 1447 H di Masjid Kubah 99 Makassar, Muflih Safitra.
Foto: Khatib Salat Idul Adha 1447 H di Masjid Kubah 99 Makassar, Muflih Safitra. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Khatib salat Idul Adha 1447 H di Masjid 99 Kubah Asmaul Husna Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyinggung fenomena sebagian orang kaya yang rajin berkurban dan bersedekah, tetapi masih lalai menjalankan salat berjemaah. Dia menegaskan bahwa berkurban mengajarkan sikap dermawan dan bersyukur.

"Dalam kurban, besar pahala yang Allah janjikan berbanding lurus dengan kondisi hewan. Semakin gemuk semakin berpahala, begitu pula kalau jantan. Itu berarti kurban melatih kita untuk berusaha memberikan yang terbaik untuk Allah, dengan tetap menyesuaikan kemampuan," kata Khatib Salat Idul Adha 1447 H di Masjid 99 Kubah Makassar, Muflih Safitra, Rabu (27/5/2026).

Muflih menyebut, ibadah kurban memang mengajarkan umat Islam untuk memberikan yang terbaik kepada Allah sesuai kemampuan masing-masing. Menurutnya, nilai tersebut juga seharusnya diterapkan dalam ibadah lain, termasuk saat bersedekah dan salat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu pula dalam ibadah lain, hendaknya yang terbaik yang kita berikan. Ketika bersedekah, hendaknya kita ambil harta yang baik untuk diinfakkan," katanya.

Muflih lantas menyinggung masih adanya umat Islam yang justru memilih uang paling lusuh dan nominal terkecil saat bersedekah. Selain itu, dia juga menyinggung kebiasaan sebagian orang yang mengenakan pakaian terbaik saat bekerja atau bertemu rekan kantor, tetapi berpakaian seadanya ketika salat.

ADVERTISEMENT

"Kita diajarkan salat dengan pakaian yang baik dikenakan. Sebagian orang mengenakan pakaian bagus ketika bertemu sesama pencari rezeki di perkantoran. Namun saat salat dan memohon kepada yang memberi rezeki mereka pakai baju asal-asalan, kaos bola yang mengganggu kekhusyukan, atau kalau salat di rumah kadang salat hanya kaos oblongan," katanya.

Secara umum, Muflih mengingatkan jemaah soal makna ibadah kurban yang bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga sarat pelajaran tentang ketakwaan, keikhlasan hingga kepedulian sosial. Pelajaran penting yang dapat dipetik dari ibadah kurban, kata Muflih, satunya menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan ibadah.

"Kurban mengajarkan kita untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan," ujar Muflih.

Dia juga mengingatkan agar ibadah kurban tidak dicampur dengan praktik syirik atau persembahan kepada selain Allah. Menurutnya, kurban harus dilandasi niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

"Ibadah tidak akan diterima jika tidak sesuai tuntunan meskipun berniat baik," katanya.

Muflih juga menyoroti nilai kasih sayang dalam penyembelihan hewan kurban. Dia mengingatkan agar hewan diperlakukan dengan baik dan tidak disiksa saat proses penyembelihan.

"Jika kalian menyembelih maka perbaguslah cara penyembelihan," katanya.

Dia menilai ajaran itu menunjukkan Islam melarang tindakan yang menyakiti, termasuk terhadap hewan. Karena itu, segala bentuk perbuatan merampas hak orang lain seperti pencurian, perampokan hingga pembunuhan juga diharamkan.

Tak hanya itu, ibadah kurban disebut turut mengajarkan sikap dermawan dan rasa syukur. Umat Islam yang memiliki kelapangan rezeki diminta tidak melupakan kaum miskin dengan berbagi daging kurban maupun sedekah.

"Kurban mengajarkan kedermawanan dan kesyukuran," pungkasnya.

Gubernur Sulsel Salat Id di Masjid 99 Kubah

Diketahui, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Jufri Rahman salat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Makassar. Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menekankan pentingnya bersabar.

Pantauan detikSulsel, Rabu (27/5), ribuan jemaah sudah memadati kawasan Masjid 99 Kubah Asmaul Husna sejak pukul 06.30 Wita. Suasana di pelataran masjid yang berada di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar ini tampak ramai dipenuhi warga dari berbagai daerah di Makassar. Lokasi ini dipusatkan untuk pelaksanaan Salat Id oleh Pemprov Sulsel.

Jemaah terlihat datang bersama keluarga dengan mengenakan pakaian muslim. Sejumlah kendaraan terparkir memadati area sekitar masjid, sementara petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan berjaga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Saf jemaah laki-laki dan perempuan terisi penuh hingga ke bagian selasar. Panitia tampak sibuk mengarahkan posisi saf agar tetap rapi dan tertib.

Sejumlah pejabat Pemprov Sulsel tampak hadir mengikuti salat berjemaah. Gubernur Andi Sudirman tiba di lokasi didampingi Sekretaris Provinsi Sulsel Jufri Rahman. Hadir pula Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sulsel Erwin Sodding bersama sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulsel lainnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads