Biang Kerok Makassar Diguyur Hujan 3 Hari Meski Musim Kemarau

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 19 Mei 2026 07:59 WIB
Jalan Pendidikan, Makassar, tergenang. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Hujan awet mengguyur Kota Makassar dan sekitarnya dalam tiga hari terakhir hingga hari ini meski sudah memasuki musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan berhari-hari ini dipicu aktifnya empat gelombang ekuator.

"Kondisi ini dipengaruhi aktifnya empat gelombang ekuator, yaitu Depresi Tropis, MJO, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin secara bersamaan yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia," ujar prakirawan Cuaca BMKG Wilayah IV Makassar Retno Noviana kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Retno menjelaskan, suhu muka laut di Laut Banda kemudian meningkatkan suplai uap air ke atmosfer. Selanjutnya dibawa angin ke wilayah Sulawesi Selatan hingga membuka potensi hujan yang cukup tinggi.

"Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Laut Banda meningkatkan suplai uap air ke atmosfer, yang dibawa oleh angin timuran sehingga membawa massa udara lembab menuju Sulawesi Selatan sehingga peluang hujan cukup tinggi di Sulawesi Selatan," imbuhnya.

Retno mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Terutama dalam mengantisipasi potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Sulsel.

Sementara itu, Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha Pahlawan mengatakan hujan akan awet. Kondisi tersebut diprediksi terjadi hingga hari ini.

"Untuk wilayah Makassar dan sekitarnya, sampai besok (hari ini). Lusa (Rabu) sudah mulai berkurang," bebernya.



Simak Video "Video: Siap-siap! Awal Musim Kemarau di Indonesia Dimulai Juli"


(asm/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork