Kebakaran rumah di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga dipicu ulah pria berinisial HM yang merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Insiden itu mengakibatkan pemuda inisial AD (21) tewas tersetrum saat hendak memadamkan api.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Lorong Indah, Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo Minggu (26/4) sekitar pukul 01.40 Wita. Api awalnya muncul dari bagian dapur rumah milik AW.
"Rumah yang terbuat dari rumah tingkat kayu semi permanen dengan cepat menjalar dan membakar ke seluruh bagian atas rumah," kata Kapolsek Tallo AKP Asfada kepada detikSulsel, Minggu (26/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang melihat kebakaran kemudian berusaha memadamkan api sebelum Damkar Makassar tiba di lokasi. Warga menyiram api menggunakan air dalam ember.
"Saat kebakaran korban AD bersama-sama dengan warga lain berusaha memadamkan api agar tidak merambat dan menjalar ke rumah lain dengan cara merobohkan seng rumah," jelasnya.
Korban AD yang naik ke atap rumah merobohkan mendadak jatuh pingsan usai tersetrum listrik. Warga dan petugas Damkar yang tiba di lokasi lalu mengevakuasi korban menuju rumah sakit (RS).
"AD kemudian tersengat listrik. AD selanjutnya dievakuasi oleh personel damkar dan dilarikan ke RS Primaya dan oleh dokter dinyatakan meninggal dunia," papar Asfada.
Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga dipicu terduga pelaku HM yang menyalakan api. Terduga pelaku merupakan saudara kandung pemilik rumah.
"Pelaku ODGJ saudara kandung korban (pemilik rumah) yang menyalakan api di bagian dapur karena yang bersangkutan sejak terjadinya kebakaran sampai padam belum terlihat," ucap Asfada.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tallo AKP Faizal menambahkan, terduga pelaku masih dalam pencarian. Pelaku diduga kabur usai menyulut api.
"Ketika warga berdatangan, yang bersangkutan sudah tidak terlihat lagi dan kemudian dilakukan pencarian terhadap HM namun belum ditemukan," ucap Faizal.
Polisi hingga saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Informasi yang diterima, terduga pelaku diduga sudah pernah melakukan kejadian serupa.
"Untuk sementara yang kami dapatkan dari warga sekitar bahwa sebelumnya sudah pernah melakukan hal itu di rumah sendiri," jelasnya.
(sar/ata)











































