Geng Motor Bacok-Busur Remaja Usai Tawuran Depan Mie Gacoan Makassar

Geng Motor Bacok-Busur Remaja Usai Tawuran Depan Mie Gacoan Makassar

Sahrul Alim - detikSulsel
Selasa, 21 Apr 2026 15:16 WIB
Dua kubu geng motor terlibat tawuran depan Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani Makassar.
Foto: Dua kubu geng motor terlibat tawuran depan Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani Makassar. (dok. Istimewa)
Makassar -

Aksi brutal geng motor ternyata berlanjut setelah terlibat tawuran dengan kelompok lain di depan Mie Gacoan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satu kubu yang meninggalkan lokasi tawuran, ternyata menyerang remaja inisial AR (16) menggunakan busur panah hingga membacok korban di lokasi berbeda.

Aksi kekerasan tersebut bermula dari tawuran dua kelompok geng motor di depan Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani Makassar, Senin (20/4) dini hari. Salah satu kelompok pelaku kemudian bergerak menuju Jalan Urip Sumoharjo Makassar.

"Usai mereka menyerang, dengan menggunakan motor menuju urip tepatnya di Aspol Panaikang, nyikat 1 orang. Mereka geng motor ini melawan arus (lalu lintas)," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni kepada detikSulsel, Selasa (21/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah perjalanan, geng motor berpapasan dengan korban berinisial AR yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Barombong. Korban sempat mencoba melarikan diri, namun terjatuh tepatnya di Jalan Angkasa.

"Saat korban coba melarikan diri jatuh motornya di Jalan Angkasa, di situ korban dianiaya," kata Uji.

ADVERTISEMENT

Insiden itu mengakibatkan korban mengalami 9 luka bacok di sekujur tubuhnya. Polisi yang ke lokasi kejadian usai mendapat laporan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri.

"9 luka bacok, 1 busur tertancap di pinggulnya. Dia sempat teriak masyarakat saat itu belum keluar dan sudah keburu pingsan. Dia sempat teriak masyarakat saat itu belum keluar dan sudah keburu pingsan," jelasnya.

Pelaku juga merampas barang berharga milik korban berupa sepeda motor dan tiga unit handphone. Polisi mengategorikan aksi tersebut sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas).

"Mereka ini bukan hanya melukai, tapi mengambil handphone tiga unit sama motor milik korban. Curas memang," tegas Uji.

Selang beberapa waktu, korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Daya Makassar untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami dapat informasi dan langsung ke sana, korban sudah terkapar. Korban dibawa ke RS Bhayangkara, sorenya, karena memerlukan tindakan lebih lanjut akhirnya dirujuk ke RS Daya," ungkap Uji.

Pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku. Dia mengaku masih terkendala minimnya rekaman CCTV yang mengarah langsung ke lokasi kejadian.

"Rekaman CCTV tidak ada yang menyorot ke TKP, bahkan yang dekat Alfa atau Indomaret cuma ke parkir," jelasnya.

"Kami mencoba menelusuri lewat CCTV ETLE, kami dapat identitas motor, tapi masyarakat di situ (di lokasi motor ditemukan) tidak terbuka," tambah Uji.

Sebelumnya diberitakan, tawuran dua kubu geng motor sempat membuat pengunjung panik dan terjebak di Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani Makassar. Kedua kelompok saling menggunakan busur panah dan petasan di jalanan.

"Tawuran geng motor sebetulnya di situ (depan Mie Gacoan Pettarani) cuma kayak sudah rutinlah. Persoalannya di medsos mereka saling ejek," ujar Uji.

Para pelaku juga menyerang pemuda yang nongkrong di lorong samping Mie Gacoan yang diduga menguasai parkir. Dia mengaku lokasi itu memang kerap dijadikan tempat mangkal untuk mengonsumsi minuman keras (miras).

"Ada perekrutan temannya, akhirnya di sana jadi kayak basecamp. Banyak yang bilang masalah parkiran, tapi setelah kita telusuri, bukan," jelasnya.



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads