Viral di media sosial seorang juru parkir (jukir) liar kembali beraksi dengan memalak pengendara di depan Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi langsung bergerak cepat menangkap pelaku.
Pelaku berinisial MK (35) ditangkap personel Reskrim Polsek Wajo bersama Tim Resmob Polres Pelabuhan Makassar, Selasa (14/) sekitar pukul 12.30 Wita. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat dan menindaklanjuti video yang beredar luas di media sosial.
"Terduga pelaku diduga melakukan aksi pungutan liar parkir liar di depan Alfamart Pelabuhan Makassar, tepatnya di kawasan Pintu II Pelabuhan Makassar," kata Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Aipda Adil dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adil menyebut pelaku sudah diincar karena kerap beraksi di sekitar lokasi. Namun pelaku belum diringkus karena memanfaatkan situasi yang padat di pelabuhan.
"Adapun kejadian yang sempat viral kemarin diduga merupakan aksi yang dilakukan pelaku dengan memanfaatkan celah situasi dan momentum saat aktivitas di lokasi sedang padat, sehingga pelaku dengan cepat melakukan aksinya sebelum terpantau petugas," katanya.
Personel kembali bergerak melakukan pencarian dan penangkapan pelaku usai aksinya kembali viral. Pelaku kini diamankan di Mapolsek Wajo Polres Pelabuhan Makassar dan sedang menjalani proses pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut.
"Personel Unit Reskrim Polsek Wajo bersama Tim Resmob segera melakukan penyelidikan dan bergerak cepat di lapangan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku," katanya.
Berikut video penangkapan jukir liar pelaku penganiayaan pengendara di depan Pelabuhan Makassar:
View this post on Instagram
Adil menyebut penyidik kini masih berupaya menghubungi korban untuk melengkapi keterangan dan mendukung proses penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut. Selain itu, Polres Pelabuhan Makassar akan mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KYRD) dengan sasaran operasi premanisme, pungutan liar, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.
"Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan represif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat," katanya.
Adil mengakui petugas telah beberapa kali melakukan penertiban dan pengamanan terhadap oknum-oknum yang melakukan pungutan liar maupun aksi serupa di kawasan pelabuhan. Keberadaan pos polisi di depan gerbang tetap berfungsi secara optimal sebagai titik pelayanan, pengamanan, serta respons cepat bagi masyarakat.
"Selain itu, kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan patroli serta pengawasan di lokasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkasnya.
Dilihat detikSulsel dari video beredar, jukir liar tersebut diduga meminta uang parkir Rp 10 ribu kepada pengendara yang singgah di minimarket. Sementara korban yang merekam aksi pelaku sempat dihalangi hingga ponsel korban terjatuh.
"Saya dimintai uang Rp 10 ribu padahal hanya berjalan kaki untuk belanja di Alfa. Mungkin dikira parkir mobil di situ. Sudah dijelaskan, tapi orangnya tetap memaksa. Karena takut, akhirnya saya kasih 10 ribu. Tapi malah saya dipukul 2 kali, dan HP saya juga sampai terjatuh," kata korban dalam narasi video beredar.
