Barrier beton di Jalan Adhyaksa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sengaja digeser Pak Ogah saat mengatur arus lalu lintas. Akibatnya, akses jalan pengendara menjadi menyempit hingga terjadi penumpukan kendaraan.
Pantauan detikSulsel, Sabtu (28/3/2026) pukul 17.15 Wita, barrier beton yang digeser Pak Ogah tepatnya berada di depan pintu keluar mobil Mal Panakkukang. Barier tersebut tampak terpisah dari rangkaian barrier beton lainnya yang difungsikan sebagai median jalan.
Sejumlah Pak Ogah pun tampak duduk di atas barrier beton yang telah digeser. Mereka menunggu kendaraan yang hendak putar arah baik dari arah Jalan Pengayoman maupun dari Boulevard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi itu membuat jalur pengendara menjadi menyempit. Walhasil, arus lalu lintas ikut terdampak hingga kerap terjadi penumpukan.
"Dia (Pak Ogah) yang geser tapi na perbaiki mi (sudah diperbaiki)," ujar sekuriti Mal Panakkukang kepada detikSulsel, Sabtu (28/3).
Aksi menggeser barrier beton ini diduga kuat sebagai modus untuk menciptakan titik macet buatan. Dengan mempersempit jalur, pelaku berharap bisa mendapatkan imbalan uang dengan dalih membantu mengatur kendaraan yang sulit melintas.
Belakangan aksi itu menuai protes sejumlah pengendara. Hingga akhirnya, Pak Ogah menggeser kembali barrier tersebut meski masih belum sesuai pada posisi semula.
"Karena banyak pengendara yang lewat tegur 'Kenapa begini om, kenapa begini om?'. Banyak yang melakukan inisiatif," jelasnya.
(asm/hsr)











































