Appi Tegaskan Tak Ada Larangan Takbiran di Makassar: Yang Dilarang Konvoi

Appi Tegaskan Tak Ada Larangan Takbiran di Makassar: Yang Dilarang Konvoi

Tim detikSulsel - detikSulsel
Rabu, 18 Mar 2026 10:30 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifuddin.
Foto: Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin. (dok. Istimewa)
Makassar -

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mewanti-wanti warga untuk tidak melakukan konvoi saat malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fittri 2026. Kendati demikian, tidak ada larangan takbiran bagi warga.

"Tidak ada larangan takbiran, silahkan masyarakat lakukan takbiran sambut Idul Fitri di wilayah masing-masing kecamatan," kata Appi saat safari Ramadan di Masjid Raya Makassar, Selasa (17/3/2026).

Appi menegaskan Pemkot Makassar memberikan ruang bagi warga untuk mengumandangkan takbir sebagai bentuk syiar dan ungkapan rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan. Namun ada pengecualian untuk konvoi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena yang dilarang adalah konvoi, bunyi petasan/mercon mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Jadi, bukan larangan takbiran," lanjut Appi meluruskan informasi beredar luas.

Appi juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan petasan atau mercon. Hal itu dikarenakan berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan bersama.

ADVERTISEMENT

Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Selain itu membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengusik ketenangan dan kenyamanan masyarakat secara umum.

"Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak berkonvoi dan tidak menyalakan petasan pada saat malam takbiran. Ini euforia yang berlebihan dan berpotensi menghilangkan esensi malam takbiran itu sendiri," tegasnya.

Masyarakat diimbau untuk memusatkan kegiatan takbiran di wilayah masing-masing, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Appi menyarankan agar takbiran dilakukan di masjid atau wilayah setempat tanpa harus konvoi.

"Silakan melakukan takbir di wilayah masing-masing wilayah Kecamatan. Tidak pernah ada yang melarang untuk takbiran, tapi yang dilarang adalah konvoi dan bermain petasan pada malam Lebaran," tegas Appi.

Pemkot Makassar berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga suasana malam takbiran yang aman, tertib, dan penuh makna. Dengan begitu momen kemenangan Idul Fitri benar-benar dirasakan dengan penuh kedamaian oleh seluruh warga.

"Saya mengajak seluruh jemaah dan masyarakat umum untuk memanfaatkan sisa Ramadan dengan meningkatkan amal ibadah. Serta menjaga ketertiban umum di malam tahun baru," paparnya.

Dia juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh agama dan ulama dalam memperkuat proses pembangunan di Makassar. Hal itu sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan sosial yang solid di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Appi juga menyinggung fungsi penting masjid sebagai sarana yang sangat efektif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemkot Makassar menjadi ajang tatap muka terhadap warga dengan memanfaatkan masjid.

"Kami bersama segenap SKPD hadir di setiap kecamatan, di masjid-masjid setiap kecamatan untuk bertemu dan bertatap langsung dengan masyarakat yang ada di wilayahnya," jelas Appi.



(sar/hmw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads