Massa Serang UNM Bubar Usai Kapolrestabes Janji Tangkap Pelaku Rusak Motor Ojol

Massa Serang UNM Bubar Usai Kapolrestabes Janji Tangkap Pelaku Rusak Motor Ojol

Sahrul Alim - detikSulsel
Kamis, 05 Mar 2026 21:16 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menemui perwakilan massa ojol yang meringsek masuk kampus UNM usai aksi demonstrasi ricuh.
Foto: Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menemui perwakilan massa ojol yang meringsek masuk kampus UNM usai aksi demonstrasi ricuh. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menemui perwakilan massa ojek online (ojol) yang meringsek masuk kampus usai aksi demonstrasi ricuh di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulawesi Selatan (Sulsel). Massa ojol yang sempat meringsek masuk ke dalam kampus akhirnya membubarkan diri.

Pantauan detikSulsel, Kamis (5/3/2026), Arya tiba di pelataran Menara Pinisi UNM sekitar pukul 21.15 Wita. Arya langsung menemui perwakilan ojol dan meminta massa untuk membubarkan diri.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menemui perwakilan massa ojol yang meringsek masuk kampus UNM usai aksi demonstrasi ricuh.Foto: Polisi menemui massa ojol yang meringsek masuk kampus UNM usai aksi demonstrasi ricuh. (Sahrul Alim/detikSulsel)

Tampak juga sejumlah personel TNI berjaga di lokasi saat terjadi kericuhan antara demonstran dengan massa ojol. Proses mediasi dengan perwakilan ojol juga disaksikan oleh pihak kampus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang ini salah paham, saya bilang yah sudah lebih baik bekerja, percayakan sama kami saja," ujar Arya kepada wartawan di lokasi.

Arya menjelaskan peristiwa massa ojol menyerang masuk ke dalam kampus usai mahasiswa menggelar aksi di depan kampusnya, Jalan AP Pettarani, Kamis (5/3) sore. Aksi demonstrasi yang berlangsung hingga malam berakhir ricuh dengan massa ojol.

ADVERTISEMENT

"Tadi ada unjuk rasa dari mahasiswa UNM di depan terus bakar ban, menutup jalan. Orang kan mau buka puasa mau tarawih tapi karena terganggu masyarakat lalu ada ojol juga yang lewat. kebetulan pas ojol lewat ini ada perselisihan sampai motornya dirusak," kata Arya.

Kejadian perusakan motor ojol oleh massa aksi itu menyulut solidaritas ojol datang ke kampus UNM mencari pelakunya. Arya berjanji akan menangkap pelaku perusakan motor ojol tersebut.

"Kami dari kepolisian akan berusaha semaksimal mungkin, karena yang korban juga sudah kita ambil keterangan. Pelakunya akan kita usut akan kita tangkap," pungkasnya.

Arya belum memastikan apakah ada korban luka dari kejadian ini. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada massa ojol bersedia membubarkan diri dan menyerahkan kasus perusakan motor itu ditangani polisi.

"Terima kasih kepada teman-teman ojol sudah menciptakan keamanan di wilayah Makassar sehingga demonya berhenti dan orang-orang bisa tarawih dengan tenang," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan massa dari pengemudi ojol menyerbu masuk ke Kampus UNM usai demo berakhir ricuh di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar. Massa ojol mencari mahasiswa yang berdemo usai salah satu motor rekannya dirusak.

Kepala UPT Keamanan UNM Dahlan mengungkapkan gesekan antara mahasiswa dan ojol berawal usai massa membubarkan diri sekitar pukul 19.00 Wita. Massa yang berkumpul di Jalan Pendidikan Raya merusak motor salah satu pengemudi ojol.

"Kronologinya itu adalah ada satu ojol yang dilempari pengunjuk rasa yang di Jalan Pendidikan Raya. Dia (massa) rusak motornya itu ojol, dia tidak terima, makanya dihancurkan, melempari video tron (milik UNM)," kata Dahlan kepada detikSulsel di lokasi, Kamis (5/2).

Pengemudi ojol tersebut tidak terima hingga terjadi keributan. Massa ojol yang berkumpul kemudian mulai melakukan penyerangan dari Jalan AP Pettarani.

"Kami sudah halau ojol untuk tidak merusak fasilitas, tapi dari dalam kembali datang menyerang. Memang dari dalam ada kelompok anarko yang mau merusak ini pergerakan, mau bikin chaoskan ini barang," katanya.



(ata/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads