Remaja di Makassar Diserang Pakai Busur Panah Dipicu Taruhan Lomba Lari

Remaja di Makassar Diserang Pakai Busur Panah Dipicu Taruhan Lomba Lari

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Kamis, 26 Feb 2026 10:00 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Makassar -

Remaja berinisial R (13) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diserang oleh tiga remaja menggunakan busur panah hingga perutnya luka. Penyerangan ini dipicu dari taruhan lomba lari yang diduga membuat kelompok pelaku tersinggung.

Panit 1 Opsnal Reskrim Polsek Rappocini Ipda Suprianto menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kelapa 3, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Rabu (25/2). Tiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial MF (17), MAB (14), dan YAR (15).

"Kejadian bermula saat kelompok pelaku dan kelompok korban membuat janji melalui media sosial Instagram untuk menggelar taruhan lomba lari di lokasi kejadian," kata Suprianto dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lomba pun berakhir dengan kelompok pelaku sebagai pemenang. Namun setelah lomba terjadi kesalahpahaman karena salah satu teman pelaku diduga diejek oleh kelompok korban.

"Karena tidak terima, para pelaku kembali mendatangi lokasi korban berada," ujar Ipda Suprianto.

ADVERTISEMENT

Tiga pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor dan berhenti tepat di depan korban. Salah satu pelaku sempat menanyakan sandal miliknya kepada korban.

Pelaku tiba-tiba mengambil alat pelontar dan anak panah busur dari dashboard sepeda motor. Namun pelontar busur panah itu rusak.

"Salah satu pelaku berinisial MF sempat mencoba melontarkan anak panah ke arah korban. Namun alat pelontarnya terputus," jelasnya.

Karena alat pelontar tidak dapat digunakan, MF kemudian menggunakan anak panah tersebut untuk melukai korban secara langsung. Anak panah pun tertancap di perut korban.

"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan pihak keluarga korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Korban menjalani perawatan medis di RSUD Daya Kota Makassar," jelasnya.

Sementara itu ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Rappocini. Motif sementara diduga akibat kesalahpahaman antar kelompok.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum," pungkasnya.




(sar/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads