3 Bulan Buron, Kakak Pembunuh Adik Kandung di Makassar Ditangkap

3 Bulan Buron, Kakak Pembunuh Adik Kandung di Makassar Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB
Polisi menangkap pria bernama Ardi (kanan) yang tega membunuh adik kandungnya di Makassar.
Foto: Polisi menangkap pria bernama Ardi (kanan) yang tega membunuh adik kandungnya di Makassar. (Reinhard/detikSulsel)
Makassar -

Pria bernama Ardi Heriansyah (27) ditangkap polisi usai menikam adik kandungnya, Ayyub Febriansyah (25) hingga tewas di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku dibekuk setelah buron hampir 3 bulan.

"Resmob Polda Sulsel bersama Polsek Bontoala melakukan penangkapan pelaku tindak pidana penganiayaan yang menghilangkan nyawa orang lain," ujar Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, Rabu (25/2/2026).

Pelaku ditangkap di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (25/2) dini hari. Dari hasil pemeriksaan, pelaku menikam adiknya hingga tewas dipicu konflik keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi memang antara pelaku dan korban ini adik kakak kandung. Kejadiannya sebetulnya karena sakit hati, ada konflik keluarga," katanya.

Perselisihan bermula saat korban dituduh membiarkan kamar pelaku dalam kondisi berantakan. Korban yang merasa tersinggung sempat terlibat perkelahian dengan pelaku.

ADVERTISEMENT

"Korban dituduh membiarkan kamar pelaku di rumahnya itu berantakan, (hingga) korban yang merasa tersinggung akhirnya berkelahi dengan pelaku," paparnya.

"Pada saat itu kemudian dilerai oleh keluarganya, hingga satu minggu setelahnya korban berpikiran masalah sudah selesai," jelas Wawan.

Pelaku ternyata masih menyimpan dendam. Sepekan setelah perkelahian, pelaku mengambil barang-barangnya dari rumah sambil membawa sebilah parang.

Pelaku kemudian mendatangi korban yang makan siang di sebuah warung hingga terlibat cekcok. Pelaku yang telanjur emosi lantas melakukan penikaman sebanyak lima kali terhadap adik kandungnya.

"Jadi sudah dilakukan perkelahian, kemudian juga ditikam (korban) oleh pelaku sebanyak lima tusukan sampai korban meninggal dunia," tutur Wawan.

Sebelumnya diberitakan, pembunuhan itu terjadi tidak jauh dari rumah korban di Jalan Gunung Latimojong, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Senin (1/12/2025) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Korban masih sempat kabur dari kejaran kakaknya dan bersembunyi di sebuah rumah warga. Korban yang terluka parah akibat tikaman meminta tolong. Namun korban meninggal saat dilarikan menuju rumah sakit.

"(Kondisi korban) Sudah ditusuk, bersimbah darah di sini di belakang pintu. Sempat minta tolong di saya bilang, 'angkat ka dulu', minta tolong," ujar warga setempat, Rafli kepada wartawan.




(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads