Viral Tangan Bayi Bengkak-Berlubang Usai Diinfus di RS Paramount Makassar

Viral Tangan Bayi Bengkak-Berlubang Usai Diinfus di RS Paramount Makassar

Sahrul Alim - detikSulsel
Kamis, 19 Feb 2026 16:02 WIB
Viral tangan bayi bengkak hingga berlubang usai diinfus di RSIA Paramount Makassar.
Viral tangan bayi bengkak hingga berlubang usai diinfus di RSIA Paramount Makassar. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Viral di media sosial tangan bayi berusia 9 bulan berinisial ASA mengalami pembengkakan hingga berlubang usai diinfus di RSIA Paramount Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Orang tua korban pun melayangkan somasi dan meminta ganti rugi atas kejadian yang menimpa anaknya.

"Tunggu sebentar dih, karena saya lagi tenangkan anakku. Iya (nanti dikirimkan kronologinya)," ujar ibu korban Nurjannah saat dikonfirmasi detikSulsel, Rabu (18/2/2026).

Dalam kronologi kejadian yang diterima detikSulsel, Kamis (19/2), bayi ASA awalnya masuk UGD pada 19 Januari 2026 dengan keluhan panas tinggi disertai muntah. Korban mengalami lebam serta pembengkakan pada tangan kanannya setelah diinfus di RSIA Paramount usai 3 hari dirawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang tua korban menilai telah terjadi kelalaian fatal yang berujung pada pembengkakan berat hingga operasi. Bahkan, somasi resmi telah dilayangkan kepada pihak rumah sakit dengan tuntutan ganti rugi.

"Meminta klarifikasi tentang kesalahan yang terjadi. Memberikan ganti rugi yang dialami baik material maupun non material dengan senilai Rp 500 Juta. Memperbaiki sistem dan prosedur agar kesalahan tidak berulang. Saya minta jawaban atas somasi ini dalam waktu 3 kali 24 jam sejak tanggal pengiriman," bunyi somasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Pihak RSIA Paramount Makassar membenarkan telah disomasi oleh orang tua bayi tersebut pada 11 Februari lalu. Pimpinan RSIA Paramount telah bertemu dengan keluarga korban usai somasi dilayangkan.

"Somasi itu, Direktur sudah bertemu dengan keluarga (bayi). Manajemen sudah jawab, kemudian tuntutan kompensasi Rp 500 juta itu, Direktur tidak menyebutkan akan membayar itu, tidak ada negosiasi," kata Humas RSIA Paramount Makassar Vian kepada detikSulsel, Kamis (19/2).

Bahkan, kata Vian, permintaan kompensasi Rp 500 juta itu sempat ditawar oleh pihak perwakilan korban. Permintaan kompensasi tersebut sempat diturunkan menjadi sisa Rp 130 juta, lalu minta Rp 70 juta, hingga akhirnya minta cukup Rp 30 juta.

"Dari pihak mereka minta Rp 500 juta, turun Rp 130 juta, turun Rp 70 juta, turun Rp 30 juta. Direktur hanya berkomitmen menyelesaikan masalah. Itu saja," kata Vian.

Pihak RSIA Paramount mengaku siap menghadapi jika somasi itu berlanjut ke pelaporan resmi di kepolisian. Apalagi sudah dilakukan audit terkait kronologi kejadian.

"Kami siap, kami sudah audit beberapa laporan-laporan yang kami terima, kronologi dari perawat, dokter termasuk audit medik dan sebagainya kami siapkan," katanya.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads