Polisi mengamankan seorang pria bernama Suaib (20), pelaku pembusuran terhadap pemotor yang terjadi di Barombong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban sempat dilarikan ke rumah sakit karena anak panah busur tertancap di paha kanannya.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abdul Latief mengatakan peristiwa pembusuran tersebut terjadi di sekitar Jalan Barombong, Makassar, pada Minggu (25/1) dini hari. Setelah polisi menerima laporan, pelaku akhirnya dibekuk oleh Opsnal Polsek Tamalate, pada Sabtu (31/1).
"Berawal dari laporan warga bahwa telah terjadi pembusuran pada malam Minggu yang lalu sekitar pukul 03.00 subuh. Begitu mendapat laporan, kami langsung mendatangi TKP dan menemukan korban dengan mata busur masih tertancap di paha kanan," ujar Iptu Abdul Latief saat dikonfirmasi, pada Minggu (1/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latief mengungkapkan, saat itu korban mengendarai sepeda motor dari Center Point of Indonesia (CPI) hendak pulang ke rumahnya. Setelah itu, secara tiba-tiba pelaku muncul dari sebuah lorong dengan mengancam busur panah ke korban dan melakukan pengadangan.
"Saat itu korban baru pulang dari kawasan CPI dan hendak kembali ke rumahnya. Saat melintas di jalanan yang sepi, korban tiba-tiba diadang pelaku yang keluar dari lorong sunyi," ungkapnya.
Korban sempat berbalik arah, namun dikejar oleh pelaku dengan dibonceng motor oleh rekannya bernama Andika. Saat itu, pelaku kemudian melepaskan anak panah busur hingga melukai kaki korban.
"Korban sempat berbalik arah dan melarikan diri, namun dikejar oleh pelaku yang dibonceng motor oleh rekannya bernama Andika. Pelaku lalu melepaskan anak panah busur hingga mengenai paha kanan korban," jelas Latief.
Latief menyebut, dari hasil penyelidikan, korban ternyata bukanlah musuh ataupun tidak memiliki permasalahan dengan pelaku. Pelaku diduga salah sasaran.
"Sesuai hasil penyelidikan di lapangan pelaku ini bukan targetlah korbannya," sebut dia.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini telah dibawa ke Mapolsek Tamalate Makassar. Polisi juga masih mengejar rekan pelaku lainnya.
"Kalau pelakunya yang membonceng itu sementara dalam pengejaran," tutupnya.
