Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami kerusakan parah meski baru selesai diperbaiki akhir 2025 lalu. Aspal di sejumlah titik mulai terkelupas hingga menyisakan lubang yang membahayakan pengendara.
Pantauan detikSulsel di lokasi, Senin (12/1/2026) pukul 12.00 Wita, kerusakan parah terjadi di depan markas Yonif Raider 700/WYC hingga depan pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas). Material pasir bekas aspal yang terkelupas berhamburan di jalanan.
Situasi itu diperparah dengan banyaknya lubang di sejumlah titik jalan. Bahkan ada lubang yang digenangi air sehingga rawan dari pantauan pengendara yang melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut tampak memelankan laju kendaraannya. Tampak arus lalu lintas melambat setiap pengendara menghindari jalanan berpasir dan penuh lubang.
Foto: Lubang di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar menyisakan genangan air. (Sahrul Alim/detikSulsel) |
Berdasarkan informasi warga setempat, pengaspalan Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar dilakukan di Desember 2025. Namun kerusakan mulai terjadi memasuki awal tahun baru 2026.
"Baru dikerja ini, cepatnya terhambur. Baru sekali dikerja mau memang mi tahun baru kalau tidak salah," kata warga setempat, Fadil saat ditemui di lokasi.
Fadil mengaku intensitas macet di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar makin tinggi akibat kerusakan. Arus lalu lintas kerap terganggu meski bukan di jam padat.
"Kalau macet iya biasa, tapi biar tidak rusak jalanan memang macet biasa. Cuma kalau rusak begini tambah macet pasti karena orang hindari jalan rusak," katanya.
Warga lainnya mengeluhkan jalan berlubang dan tergenang air di sekitar lorong Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar XVI sekitar tempat tinggalnya. Lubang itu muncul meski sudah berulang kali diperbaiki.
"Dulu tidak separah ini, tapi karena sudah dikeruk, mau diperbaiki jadi tergenang," kata warga yang enggan disebut namanya.
Dia mengaku ruas ini sudah beberapa kali diperbaiki namun kembali rusak. Aspal baru kembali dibongkar usai mengalami keretakan.
"Beberapa kali diperbaik ini, ini parah sekali. Tadi malam dikeruk karena mau diperbaiki. Kemarin tidak begini ji. Diambil aspalnya tadi malam makanya tergenang," jelasnya.
(sar/hsr)












































