Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai melakukan tender manajemen konstruksi (MK) Stadion Untia. Tender manajemen konstruksi tersebut menelan anggaran Rp 7 miliar yang ditarget rampung pada tahun ini.
Dilansir dari situs Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Makassar, manajemen konstruksi Stadion Untia telah ditender mulai 31 Desember 2025. Batas pendaftaran bagi perusahaan mengikuti tender dijadwalkan berlangsung hingga 9 Januari 2026.
"Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga-MK Pembangunan Stadion Untia," demikian tertulis dalam SPSE Makassar dikutip detikSulsel, Minggu (4/1/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tender MK merupakan jasa konsultan badan usaha konstruksi. MK Stadion Untia Makassar dianggarkan melalui APBD Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar 2026.
"Nilai pagu paket Rp 7.000.000.000. Nilai HPS (harga perkiraan sendiri) paket Rp 6.909.800.000," demikian tertulis dalam SPSE Makassar.
Dalam uraian singkat dalam SPSE itu disebutkan MK Stadion Untia berfokus pada tahap perencanaan matang yang diikuti penimbunan lahan di 2026. Setelah itu disusul konstruksi fisik mulai 2027 dengan target penggunaan 2028.
Proyek ini dibangun dengan pendekatan Rancang Bangun (Design and Build) dan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dipertimbangkan untuk efisiensi. Proyek ini melibatkan kolaborasi lintas sektor dan bertujuan menjadikan stadion ikon sport tourism penggerak ekonomi baru dengan fasilitas modern berkapasitas 15.000-20.000 penonton.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin memastikan pembangunan Stadion Untia dimulai 2026. Proyek strategis Pemkot Makassar tersebut akan menjadi simbol kebangkitan infrastruktur olahraga sekaligus penggerak ekonomi kawasan utara kota Makassar.
"Tekad kami 2026 pembangunan stadion Untia sudah fiks dibangun. Stadion sepak bola itu bukan hanya olahraga. Ujungnya adalah promosi dan pariwisata daerah," ujar Appi saat rapat refleksi akhir tahun di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla, Rabu (17/12/2025).
Appi menegaskan kehadiran Stadion Untia akan memicu efek ganda yang positif bagi Makassar. Wilayah yang dipimpinnya akan menjadi pusat perhatian dengan hadirnya stadion berstandar internasional tersebut.
"Bayangkan jika setiap pertandingan internasional akan diliput media internasional, dan orang akan tahu di mana Makassar, apa yang ada di Makassar, dan bagaimana karakter masyarakatnya," tambah Appi.
(sar/hsr)











































